Polda Metro Jaya menangkap 65 orang terduga anarko jelang demonstrasi di depan Gedung DPR. Mereka diduga bakal menunggangi aksi penyampaian pendapat.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan para anarko berasal dari kalangan siswa SMA hingga Mahasiswa.
“Diduga terafiliasi dengan kelompok anarko, telah teridentifikasi berkonsolidasi yang selanjutnya berkembang akan menunggangi kegiatan penyampaian pendapat di muka umum,”
kata Iman saat konferensi pers, Kamis, 27 Agustus 2026.
Dua dari 65 orang tersebut ditangkap karena menyebarkan konten bernarasi provokasi jelang unjuk rasa. Sementara, 63 lainnya merupakan anarko yang terdiri dari 10 orang dalam klaster pembiayaan dan 53 orang dalam klaster pelaksana.






