LRT Jabodebek memastikan operasional perjalanan tetap berjalan normal di tengah sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pemantauan terhadap kondisi operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta koordinasi petugas di lapangan terus dilakukan untuk menjaga perjalanan pelanggan tetap aman dan nyaman.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika mengatakan pemantauan dilakukan secara berkelanjutan menyusul sebaran abu vulkanik di sejumlah wilayah.
“LRT Jabodebek terus melakukan pemantauan terhadap kondisi operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta berkoordinasi dengan petugas di lapangan. Sejauh ini, kondisi tersebut belum berdampak terhadap operasional LRT Jabodebek dan perjalanan tetap berjalan normal,”
ujar Radhitya dalam keterangan resmi, Minggu, 6 September 2026.
Petugas Siaga
Dalam pengoperasian, LRT Jabodebek menggunakan sistem Grade of Automation (GoA) Level 3 yang memungkinkan perjalanan kereta berlangsung secara otomatis. Meski demikian, perjalanan tetap dipantau oleh petugas, termasuk train attendant yang berada di dalam rangkaian, untuk memastikan kondisi perjalanan dapat dipantau secara langsung.






