Polda Metro Jaya merencanakan memeriksa anak artis Ruben Onsu, Betrand Peto usai dilaporkan oleh seorang wanita inisial AW dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).

Kasubid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno mengatakan, rencana pemeriksaan juga akan dilakukan oleh korban sebagai pihak pelapor.

Tentunya nanti ke depan tim penyidik akan mengagendakan juga untuk mengambil keterangan dari para pihak yang terkait,”

ujar Onkoseno di Polda Metro Jaya, Senin, 14 September 2026.

Kekerasan Seksual di SCBD

AW melaporkan Betrand ke Polda Metro Jaya pada Sabtu, 12 September 2026. AW mengaku menjadi korban dugaan kekerasan seksual di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Onkoseno bilang, setelah menerima laporan itu pihaknya akan melakukan serangkaian penyelidikan mulai meminta keterangan saksi hingga melakukan visum terhadap korban.

Selanjutnya dari tim penyidik yang menangani akan meminta keterangan terhadap pelapor, saksi-saksi, juga akan meminta visum,”

ujarnya.

Klarifikasi Ruben Onsu

Sementara itu ayah Betrand, Ruben Onsu akan mencari informasi lebih lengkap terlebih dahulu mengenai kasus yang menyeret anaknya.

Pertama-tama kami memohon maaf atas pemberitaan yang terjadi. Mohon maaf apabila baru pagi ini saya dapat menyampaikan penjelasan,”

kata Ruben, dikutip dari Instagram @Ruben_Onsu, Minggu, 13 September 2026.

Ruben menerangkan, dirinya akan mendengar penjelasan dari anaknya terlebih dahulu mengenai kasus yang berujung pada laporan kepolisian.

Ruben Onsu ayah dari Betrand Peto. (Sumber: IG @ruben_onsu)
Ruben Onsu ayah dari Betrand Peto. (Sumber: IG @ruben_onsu)

Selain Betrand, Ruben juga bakal meminta keterangan teman anaknya yang ikut hadir di lokasi kejadian.

Siang ini saya juga akan mendengarkan penjelasan dari temannya yang berada di lokasi kejadian agar saya dapat memahami situasi,”

katanya.

Dia menegaskan, informasi tersebut penting demi mendapat gambaran yang utuh mengenai peristiwa yang menjadi dasar laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual.

Ruben berpesan, agar publik tidak secara sepihak mengambil kesimpulan sebelum proses penyelidikan yang ditangani kepolisian beserta bukti terkait diungkap.

Jadi sebelum masalah ini jelas, kami berharap kita jangan mengambil kesimpulan atas laporan ini,”

ucapnya.

Dia menegaskan, keluarga tidak akan menutup-nutupi fakta bila memang ada bukti yang menjadi dasar laporan. Ruben memastikan akan koorperatif dan akan mendampingi anaknya selama proses tersebut.

Percayalah, kami tidak akan menutup-nutupi apa yang terjadi sebenarnya sesuai bukti-bukti yang ada,”

ucapnya.

Kami akan berusaha untuk tetap kooperatif dan memberikan keterangan serta melakukan hal-hal yang diperlukan dengan sebaik-baiknya,”

lanjut Ruben.