Hingga September 2026 atau triwulan III 2026, KAI Commuter mencatat terdapat 271.480.006 pengguna yang menggunakan layanan kereta api.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan jumlah ini naik 6,25 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, dan 12,24 persen dibandingkan dengan 2024.

“Kepercayaan publik bisa dilihat berdasarkan data yang tercatat, pada triwulan III tahun 2026 volume pengguna Commuter Line Jabodetabek menyentuh angka 271.480.006 orang,”

kata Karina dikutip dari laman KAI Commuter pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Pertumbuhan

KAI juga mencatat volume perjalanan tertinggi terjadi pada hari kerja yakni Senin-Jumat, dengan rata-rata pengguna layanan mencapai sekitar 1,09 juta perjalanan per hari, lebih tinggi 34,69 persen dibandingkan rata-rata akhir pekan yang berada di kisaran 811,6 ribu perjalanan.

Karina mengungkapkan lintas Bogor menjadi jalur paling ramai dengan lebih dari 119,38 juta pengguna atau 43,98 persen dari total pengguna.

Tak hanya itu Green Line juga mencatat terjadi kenaikan penumpang sekitar 60,92 juta pengguna atau tumbuh 7,08 persen. Sementara Brown Line telah melayani lebih dari 21,47 juta pengguna, naik 7,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perbaikan

Peningkatan jumlah pengguna membuat keandalan fasilitas di stasiun menjadi semakin penting. Maka, KAI Commuter melakukan sejumlah pembenahan, termasuk di Stasiun Duri yang menjadi titik transit lebih dari 13 ribu pengguna setiap hari.

Salah satu fasilitas yang kini masih diperbaiki adalah eskalator. KAI Commuter memastikan eskalator tersebut akan menjalani uji kelayakan sebelum kembali digunakan untuk memastikan keselamatan pengguna.

“KAI Commuter juga akan melakukan uji kelayakan pada eskalator ini untuk memastikan aspek keselamatan pengguna Commuter Line yang menggunakan fasilitas ini,”

ucap Karina.

Selama proses perbaikan, pengguna diarahkan menggunakan tangga manual. Sementara pengguna prioritas dapat menggunakan elevator di belakang musala untuk menuju peron Tangerang maupun sebaliknya.

KAI Commuter juga mengimbau pengguna yang transit di Stasiun Duri untuk tidak terburu-buru atau berlari saat berpindah peron dan tetap mengutamakan keselamatan.