Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Megapolitan

Dari Penertiban Parkir Pol PP ke Dugaan Pengeroyokan, Ini Kronologi Ricuh Bulungan

Petugas Satpol PP bersama personel Koramil sempat berupaya meredakan situasi melalui pendekatan persuasif dan komunikasi dengan para pekerja.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memasang garis penyegelan. (Sumber: Antara Foto/Destyan Sujarwoko/bar)
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memasang garis penyegelan. (Sumber: Antara Foto/Destyan Sujarwoko/bar)

Petugas Satpol PP Jakarta Selatan melaporkan dugaan kasus pengeroyokan oleh sejumlah pekerja proyek ke polisi pada Kamis, 8 Oktober 2026. Laporan tersebut kini ditangani Polsek Kebayoran Baru.

Betul, sudah buat laporan di Polsek. Per hari Kamis minggu lalu sudah kami terima,”

ungkap Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru AKP Andre Simamora saat dikonfirmasi, Senin, 12 Oktober 2026.

Andre mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan lima orang saksi terkait kasus tersebut. Namun, polisi belum dapat memastikan identitas maupun jumlah pelaku yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Sementara belum bisa kita identifikasi pelakunya, Bang, karena waktu itu ramai. Berapa orang yang melakukan juga belum bisa kami pastikan,”

ucapnya.

Cekcok Viral di Medsos

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan. (Sumber: Beritajakarta.id/Nugroho Sejati)
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan. (Sumber: Beritajakarta.id/Nugroho Sejati)

Dugaan pengeroyokan terhadap petugas Satpol PP Pemprov DKI Jakarta itu sebelumnya viral di media sosial. Insiden bermula dari cekcok antara petugas Satpol PP dan sejumlah pekerja proyek di sekitar Kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Iklan

Dalam video yang beredar, petugas Satpol PP dan pekerja proyek terlihat terlibat aksi saling dorong. Perselisihan tersebut diduga dipicu oleh kegiatan penertiban parkir liar di kawasan Kolam Renang Bulungan.

Kasatpol PP Kebayoran Baru, Diki Zulkarnain, menjelaskan, insiden itu dipicu ketidakpuasan pekerja proyek setelah kendaraan mereka ditertibkan di area parkir liar kawasan Kolam Renang Bulungan.

Petugas Satpol PP Kecamatan Kebayoran Baru, Satpel Dishub Kecamatan Kebayoran Baru, Satpel Sosial Kecamatan Kebayoran Baru, Koramil, dan Polsek Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan penertiban gabungan (PKL, PARLI dan PMKS), salah satunya penertiban parkir liar di depan Kolam Renang Bulungan yang selama ini sering menjadi objek pengaduan masyarakat,”

ucap Diki melalui keterangannya.

Berawal dari Penertiban

Cekcok terjadi setelah petugas Satpol PP selesai menertibkan sebuah truk yang diduga milik rombongan pekerja proyek.

Saat itu, truk yang berada di bagian belakang rombongan dilempari botol oleh pekerja proyek yang sedang beristirahat. Aksi tersebut diduga dipicu keberatan pekerja terhadap penertiban kendaraan mereka.

Mereka tidak terima kendaraannya dilakukan OCP karena menganggap lokasi tersebut merupakan tempat parkir yang disediakan oleh pihak PT,”

ucap Diki.

Menurut Diki, petugas Satpol PP bersama personel Koramil sempat berupaya meredakan situasi melalui pendekatan persuasif dan komunikasi dengan para pekerja. Situasi sempat kondusif, tetapi kembali memanas setelah sejumlah orang berdatangan.

Petugas Satpol PP bersama personel Koramil berupaya meredakan situasi melalui pendekatan persuasif dan komunikasi dengan para pekerja. Situasi sempat mereda, namun kemudian kembali memanas akibat provokasi dari massa yang berdatangan. Kondisi tersebut berujung pada aksi pelemparan ke arah petugas dan terjadinya kekerasan terhadap petugas di lokasi,”

lanjut Diki.

PT PP Tanggung Biaya

Sementara itu, PT PP selaku penanggung jawab proyek telah menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut. Perusahaan juga menyatakan kesediaannya menanggung biaya pengobatan petugas Satpol PP yang mengalami luka-luka.

Meski demikian, proses hukum atas dugaan kekerasan tersebut tetap berlanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Terhadap oknum yang melakukan kekerasan, telah dilakukan pelaporan kepada pihak kepolisian. Para terduga pelaku juga telah teridentifikasi oleh pihak kepolisian untuk proses penanganan lebih lanjut,”

tegas Diki.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.