Semua legal. Semua legal. Tidak ada yang ilegal. Semua legal dan itu memang biasa dimiliki oleh orang-orang yang usahanya memang adalah usaha refine. Mungkin itu yang bisa kami jelaskan,”
katanya.
Dikesempatan yang sama, Kepala Bidang Balistik dan Metalurgi Forensik Puslabfor Bareskrim Polri AKBP Jakaria Sembiring menyebut tabung ges etilen berisi 50 kilogram berada di dalam ruko tersebut.
Itu tabung gas etilen. Kemudian, kita juga menemukan potongan-potongan selang, selang untuk menyalurkan gas etilen tersebut ke dalam namanya ruangan refine ya,”
Jakaria menjelaskan.
Refine ini adalah ruangan untuk mematangkan buah pisang agar cepat matang dan dia bisa matang merata. Nah, kemudian kami juga menemukan satu dinamo. Dinamo itu, kemungkinan dari fan yang sudah terpecah di situ ya,”
lanjutnya.
Penyebab Belum Ditemukan
Kendati demikian, kepolisian belum mendapatkan penyebab pasti ledakan hebat yang menghancurkan ruko pertokoan itu. Dia hanya memastikan ledakan bukan disebabkan bom.
Jadi, penyebabnya, nanti kami akan teliti lagi, apakah memang dari alat-alat ini, tapi yang jelas temuan hari ini sudah lebih mengerucut bahwa pusat ledakannya berada di dalam suatu ruangan yang ruangan refine itu, refine untuk mematangkan buah pisang itu,”
ucap Jakaria.
Akibat ledakan hebat itu, menyebabkan 13 orang menjadi korban jiwa. Rinciannya, 11 orang mengalami luka-luka dan dua orang meninggal dunia.
Para korban telah dievakuasi di tiga rumah sakit yakni RS Sari Asih, RSUD Tangerang Selatan, dan RS Fatmawati.
Berikut daftar lengkap identitas korban:
RSUD Tangsel:
- Andri mengalami luka berat/luka bakar 90 persen
- Andre mengalami luka berat/luka bakar 90 persen
- Maman mengalami luka ringan/serpihan
- Ade luka ringan/serpihan
- Riko meninggal dunia
RS Sari Asih
- Anasyah mengalami luka ringan
- Sarmin luka ringan
- Wahyu Muhammadinno mengalami luka ringan
- Mudiyawati mengalami luka ringan
- Durham Efendi mengalami luka ringan
RS Fatmawati
- Suryanto mengalami luka berat
- Bahtiar mengalami luka berat
- Achmad Tri Prasetyo meninggal dunia