Melalui beasiswa tersebut, mahasiswa asal Jakarta diharapkan memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemprov DKI Jakarta, bersama layanan kesehatan dan perlindungan sosial.
Ketiga sektor tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Begitu saya dilantik menjadi gubernur, saya menyampaikan hal yang tidak boleh berubah, hal yang harus dipertahankan, hal yang harus diperbaiki adalah menyangkut satu: pendidikan, dua: kesehatan, tiga: bantalan sosial,”
ujarnya dalam keterangan yang diterima Owrite Kamis 15 Oktober 2026.
Selain menyiapkan beasiswa ke luar negeri, Pemprov DKI Jakarta saat ini juga memiliki sejumlah program bantuan pendidikan untuk mendukung pelajar dan mahasiswa.
Salah satunya Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700.000 peserta didik.
Ada pula Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang memberikan bantuan pendidikan kepada sekitar 15.800 mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Kehadiran berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan masyarakat untuk mengenyam pendidikan.
Dengan begitu, keterbatasan ekonomi diharapkan tidak menjadi penghalang bagi pelajar maupun mahasiswa untuk melanjutkan studi.
Pramono menilai, pendidikan perlu terus diperkuat agar masyarakat memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup.
Karena itu, dukungan terhadap pendidikan berjalan beriringan dengan penguatan layanan kesehatan dan perlindungan sosial.