Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Megapolitan

Pemprov DKI Perkuat Mitigasi Sebaran Asap Karhutla, Fasilitas Kesehatan Disiagakan

Pemprov DKI juga terus memantau kualitas udara secara real-time melalui stasiun pemantau kualitas udara dan sensor emisi.

1000039222

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat langkah antisipasi dan mitigasi sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat terdeteksi di atmosfer atas wilayah Jabodetabek.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Cyril Raoul Hakim atau yang akrab disapa Chico Hakim, mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan kualitas udara.

Kami memahami kekhawatiran warga. Yang terpenting, masyarakat tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan saling jaga. Pemprov DKI terus memantau secara intensif serta menyiapkan seluruh langkah antisipasi agar kesehatan warga, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan, tetap terlindungi,”

kata Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Cyril Raoul Hakim, Senin, 19 Oktober 2026.

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui citra satelit Himawari, indikasi sebaran asap dari wilayah Sumatera dan Kalimantan sempat melintas di lapisan atmosfer tinggi di atas Jakarta dan sekitarnya pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Iklan

Lapisan tersebut berada pada ketinggian beberapa kilometer sehingga keberadaan asap di atmosfer atas tidak serta-merta berdampak langsung pada kualitas udara di permukaan yang dihirup masyarakat.

Pemantauan terkini menunjukkan sebaran asap mulai bergerak menjauh dari wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, seiring perubahan pola angin.

Meski demikian, Pemprov DKI tetap meningkatkan kewaspadaan karena kualitas udara Jakarta juga dipengaruhi faktor lokal, seperti emisi transportasi dan industri serta kondisi musim kemarau.

Beberapa titik pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Jakarta masih menunjukkan kategori sedang hingga tidak sehat, dengan partikulat halus PM2.5 sebagai parameter kritis.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan kesehatan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah memerintahkan kesiapsiagaan penuh fasilitas kesehatan.

Sebanyak 367 fasilitas kesehatan disiagakan, terdiri atas 31 rumah sakit, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga berkoordinasi intensif dengan seluruh fasilitas kesehatan tersebut agar pelayanan bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan atau infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dapat diberikan secara sigap.

Selain kesiapan fasilitas kesehatan, Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water mist atau kabut air melalui 179 perangkat yang terpasang di 145 gedung di berbagai lokasi.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga tetap menjadi opsi yang disiapkan melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan langkah-langkah tersebut dilakukan secara berkelanjutan meskipun sebaran asap mulai menjauh. Upaya itu ditujukan untuk membantu menekan polutan di udara.

Pemprov DKI juga terus memantau kualitas udara secara real-time melalui stasiun pemantau kualitas udara dan sensor emisi.

Pemantauan tersebut didukung koordinasi dengan BMKG, BPBD DKI Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Apabila kualitas udara memburuk secara signifikan berdasarkan data resmi, Pemprov DKI akan mempertimbangkan langkah lanjutan sesuai kebutuhan.

Langkah tersebut meliputi rekomendasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa, pembatasan aktivitas luar ruangan bagi kelompok rentan, serta imbauan penggunaan masker.

Dalam upaya melindungi kesehatan masyarakat, Pemprov DKI mengimbau warga untuk terus memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

Masyarakat juga dianjurkan menggunakan masker, terutama jenis N95 atau KN95, saat beraktivitas di luar ruangan.

Kurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit pernapasan atau penyerta,”

ucap lelaki yang akrab disapa Chico Hakim itu.

Segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala gangguan pernapasan. Hubungi layanan darurat Jakarta Siaga di nomor 112 jika membutuhkan bantuan cepat. Hindari membakar sampah atau aktivitas yang menambah polusi udara,”

tutup Chico.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar