Peneliti Bidang Sosial The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII), Made Natasya Restu Dewi Pratiwi, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas anggaran penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurutnya, anggaran untuk pencegahan, patroli, kesiapsiagaan, peralatan pemadaman, hingga perlindungan kesehatan masyarakat harus digunakan sesuai peruntukan, terutama ketika warga masih menghadapi ancaman kebakaran dan asap.
Pemerintah perlu memastikan anggaran pencegahan, patroli, kesiapsiagaan, peralatan pemadaman, dan perlindungan kesehatan masyarakat digunakan sesuai peruntukan,”
kata Made dalam keterangan tertulis yang diterima Owrite, Melasa, 20 Oktober 2026.
Made mengatakan, pengelolaan anggaran perlu menjadi bagian dari evaluasi penanganan karhutla.







