Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Megapolitan

Rudy Mas’ud Sebut Udara Kaltim ‘Aman Terkendali’, Langsung Disemprot Peneliti!

Made menilai informasi mengenai kualitas udara tidak semestinya berhenti pada pernyataan bahwa situasi terkendali.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas'ud.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas’ud. Doc: ist

Peneliti Bidang Sosial The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII), Made Natasya Restu Dewi Pratiwi, menyoroti pernyataan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud yang menyebut kualitas udara di wilayahnya “aman terkendali”.

Menurut Made, komunikasi pemerintah yang tidak menggambarkan risiko secara utuh berpotensi membuat masyarakat meremehkan ancaman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan.

Pemerintah seharusnya menyampaikan informasi sesuai kondisi di lapangan, menjelaskan langkah penanganan yang dilakukan, serta mengomunikasikan risiko kesehatan dan tindakan perlindungan yang perlu diambil masyarakat,”

ujar Made dalam keterangan tertulis yang diterima Owrite, Selasa, 20 Oktober 2026.

Pilihan EditorNatania Longdong

Karhutla di RI Meluas, ASEAN Tetapkan Level Siaga Tertinggi Kabut Asap

Made menilai informasi mengenai kualitas udara tidak semestinya berhenti pada pernyataan bahwa situasi terkendali.

Iklan

Masyarakat juga membutuhkan penjelasan mengenai risiko paparan asap, langkah antisipasi, serta fasilitas kesehatan terdekat yang dapat diakses ketika mengalami gangguan kesehatan.

Kebutuhan informasi tersebut menjadi penting karena dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan meluasnya area kebakaran, tetapi juga kualitas udara yang dihirup masyarakat setiap hari,”

jelasnya.

Dalam keterangannya, TII menyebut Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan mengalami kualitas udara dalam kategori berbahaya.

Sementara itu, Kalimantan Barat disebut berada dalam kategori sangat tidak sehat.

TII menegaskan komunikasi publik merupakan bagian penting dari penanganan bencana.

Informasi yang transparan dan sesuai dengan kondisi lapangan diperlukan agar masyarakat dapat memahami risiko yang dihadapi serta mengambil langkah perlindungan yang tepat.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar