JRF 2026 Digelar Pekan Ini, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca hingga MRT Dini Hari
Pemprov DKI menyiapkan modifikasi cuaca, transportasi publik gratis, dan penyesuaian operasional MRT Jakarta untuk mendukung JRF 2026 pada 22–25 Oktober
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung acara Jakarta Running Festival (JRF) 2026 yang akan berlangsung pada 22-25 Oktober, mulai dari operasi modifikasi cuaca untuk mengantisipasi suhu panas hingga transportasi publik gratis bagi peserta lari.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemprov DKI telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada 22-23 Oktober 2026.
Saya sudah memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana untuk melakukan OMC pada tanggal 22–23,”
ujar Pramono dikutip dari beritajakarta.id, 23 Oktober 2026.
Pramono berharap, OMC ini bisa membantu menurunkan suhu udara agar lebih sejuk selama penyelenggaraan JRF dan konser Kanye West pada 24-25 Oktober. Namun, pelaksanaan modifikasi cuaca bergantung pada kondisi awan yang mendukung pembentukan hujan.
Iklan
Yang jelas sampai dengan tanggal 25 itu sendiri saya sudah memerintahkan kalau memang bisa dibantu didorong untuk diturunkan hujan, kami akan menurunkan hujan,”
katanya.
Transportasi Publik Gratis
Selain mengantisipasi cuaca, Pemprov DKI juga menggratiskan layanan transportasi publik bagi peserta JRF yang mengenakan nomor identitas peserta atau bib dan jersey resmi lomba.
Kebijakan tarif Rp0 tersebut berlaku untuk layanan MRT Jakarta, Transjakarta, Transjabodetabek, dan LRT Jakarta selama penyelenggaraan acara.
Pramono mengatakan, langkah ini bertujuan mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong peserta menggunakan transportasi publik untuk menuju lokasi lomba.
Pemprov DKI juga menyiapkan pengaturan lalu lintas, layanan kesehatan, serta pengerahan personel dari sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik.
Dukungan transportasi juga dilakukan PT MRT Jakarta (Perseroda) melalui penyesuaian jam operasional pada 24-25 Oktober 2026.
Pada Sabtu 24 Oktober 2026, MRT Jakarta akan mulai beroperasi pukul 03.00-04.00 WIB dengan selang keberangkatan kereta setiap 12 menit. Selanjutnya, layanan berjalan setiap 10 menit mulai pukul 04.00 hingga 24.00 WIB.
Untuk Minggu, 25 Oktober 2026, MRT Jakarta akan melayani penumpang pukul 00.00-01.30 WIB dengan selang keberangkatan setiap 14 menit. Perpanjangan operasional ini juga mendukung mobilitas pengunjung konser Kanye West.
Layanan kemudian kembali beroperasi pukul 03.00-04.00 WIB dengan selang keberangkatan setiap 12 menit, dilanjutkan setiap 10 menit pada pukul 04.00-24.00 WIB.
Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Mega Tarigan mengatakan peserta JRF juga dapat menikmati dua kali perjalanan gratis menggunakan MRT pada 22–23 Oktober, bertepatan dengan pengambilan paket perlombaan, serta 24-25 Oktober selama acara berlangsung.
Berdasarkan evaluasi JRF 2025, sekitar 24.060 pelanggan memanfaatkan layanan MRT selama penambahan jam operasional. Jumlah tersebut setara dengan 88 persen dari total 27.300 peserta pada tahun lalu.
Untuk JRF 2026, jumlah peserta diproyeksikan mencapai sekitar 37.000 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 32.608 peserta diperkirakan menggunakan MRT Jakarta untuk menuju lokasi kegiatan.
Pramono berharap, JRF 2026 bisa memberikan dampak ekonomi bagi Jakarta. ia menilai penyelenggaraan maraton berpotensi meningkatkan okupansi hotel di sekitar rute lomba sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah.
Tahun ini, JRF memperoleh predikat Gold Label untuk kategori half marathon dan full marathon, yang disebut sebagai pencapaian pertama di Indonesia.
Selain perlombaan, JRF 2026 menghadirkan 130 merek, termasuk 48 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Acara juga melibatkan pelaku kuliner melalui kegiatan race expo di Istora Senayan.