Kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan langsung oleh Presiden ke-7 Joko Widodo, sedikit menemukan titik terang. Rencananya, penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan gelar perkara kasus dugaan pencemaran nama baik Jokowi buntut tudingan ijazah palsu dirinya.
Dalam rangka tindak lanjut yang disampaikan penyidik kepada kami maka dalam waktu dekat juga akan dilaksanakan expose atau gelar perkara antara penyidik subdit Kamneg dengan rekan-rekan dari jaksa penuntut umum di Kejati DKI,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat (31/10/2025).
Selama tahap penyelidikan hingga ke tahap penyidikan, penyidik Polda Metro Jaya intens berkomunikasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang nantinya akan membawa kasus itu hingga meja hijau. Mulai dari berkirim Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) hingga akhirnya akan digelar gelar perkara.
Pada tahap ini, penyidik bersama kejaksaan akan berkomunikasi untuk menentukan siapa-siapa saja pihak yang terlibat dalam perkara dugaan pencemaran nama baik Jokowi.






