Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, sejumlah kepala daerah memprotes dan menyalahkannya terkait data dana pemerintah daerah (Pemda) mengendap di perbankan.
Sementara itu Kepala daerah membantah dana mengendap di perbankan, diantaranya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Bobby Nasution, hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Ketika saya atau kementerian keuangan bicara tentang dana di daerah, banyak sekali daerah yang protes dan agak sedikit menyalahkan kementerian keuangan dengan data yang tidak akurat,” ujar Purbaya saat mengikuti Upacara Bendera Hari Pemuda dan Hari Oeang di Jakarta, dikutip Jumat (31/10/2025).
Purbaya menjelaskan, data yang disampaikan sudah melalui pengecekan berulang, kebenaran data sudah dipastikan oleh Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Askolani.
Kita selalu berpegang kepada data yang resmi dan sudah dicek berkali-kali. Pak Askolani yang menjalankan hal itu sehingga kredibilitas kita bisa dijaga,” tegasnya.
Purbaya meminta kepada jajarannya untuk teliti dalam melakukan pengecekan data. Ia menegaskan, uang negara yang dialokasikan harus dibelanjakan dengan tepat waktu dan sasaran.
Pastikan uang dibelanjakan tepat waktu, tepat sasaran. Dan pastikan setiap rupiah yang kita berikan atau kita alokasikan untuk anggaran digunakan secara semaksimal mungkin untuk kemakmuran masyarakat,” katanya.



