Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Jaringan KKB Bertambah, Kapolri Minta Anak Buahnya Tingkatkan Soft Approach

Listyo menegaskan, prajurit Brimob yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz harus dibekali dengan kemampuan penegakkan hukum, khususnya dalam hal berperang di dalam hutan.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) didampingi Sekretaris Jenderal ITUC Luc Triangle (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai pertemuan di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (10/11/2025). Pada kunjungan tersebut Polri dengan International Trade Union Confederation (ITUC) membahas tentang upaya perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan para buruh di Indonesia guna mendukung terciptanya iklim ketenagakerjaan yang kondusif.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) didampingi Sekretaris Jenderal ITUC Luc Triangle (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai pertemuan di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (10/11/2025). Pada kunjungan tersebut Polri dengan International Trade Union Confederation (ITUC) membahas tentang upaya perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan para buruh di Indonesia guna mendukung terciptanya iklim ketenagakerjaan yang kondusif. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kian hari terus bertambah disetiap provinsi daerah tersebut. Bahkan beberapa diantaranya ada yang menyuarakan kemerdekaan di wilayahnya sendiri.

Terkait dengan masalah Papua tadi sudah disampaikan bahwa kita masih menghadapi ada kelompok KKB yang saat ini jumlahnya juga terus ada, terpantau 24 jaringan dan ini juga terus bertambah. Demikian juga kelompok KKB yang hampir disetiap provinsi ada dan ter-detect dan mereka menjadi bagian yang selalu mengarahkan terkait dengan kemerdekaan ataupun refrendum,”

ujar Sigit dalam pidatonya saat menghadiri HUT ke-80 Brimob Polri di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (14/11/2025).

Listyo menegaskan, prajurit Brimob yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz harus dibekali dengan kemampuan penegakkan hukum, khususnya dalam hal berperang di dalam hutan. Selain itu, sambungnya, juga penegakkan hukum yang terukur. Kapolri juga menegaskan, anggota brimob harus memiliki kemampuan soft approach, yakni melakukan pendekatan dengan masyrakat sekitar Papua.

Namun juga rekan-rekan harus memiliki kemampuan soft approach sehingga pendekatan-pendekatan kemanusiaan juga terus kita lakukan, baik dengan melibatkna tokoh-tokoh daerah, tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh adat, sehingga kemudian situasi kamtibmas bisa kita kendalikan. Di satu sisi, pendekatan kita juga bisa mengurangi potensi terjadinya korban,”

tambah dia.

Tugas Satgas Damai Cartenz juga semakin berat dengan adanya penambahan otonomi daerah di Papua sebanyak enam provinsi yakni Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, dan Provinsi Papua Barat Daya. 

Iklan

Jenderal Polri bintang empat itu meminta anak buahya agar terus berkoordinasi dengan masing-masing kepala daerah, sebab masing-masing wilayah memiliki karakteristiknya sendiri.

Demikian juga dengan konflik yang selalu ada yang muncul SARA ekoleksosbud, sengketa-sengketa reforma agraria, masalah sumber daya alam tolong rekan-rekan selalu sigap dan siap bekerja sama dengan teknologi yang lain,”

pungkas Sigit.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal