Kisruh internal terjadi di Dewan Pimpinan (DP) Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menyampaikan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjanto.
Sekjen Kowani Tantri Dyah Kiranadewi menjelaskan pernyataan mosi tidak percaya tersebut dibuat sebagai bentuk protes resmi atas berbagai tindakan dan keputusan Ketua Umum Kowani Nannie yang dinilai melampaui kewenangan, tidak transparan, serta merusak tata kelola organisasi.
Tantri menilai sejumlah keputusan penting selama beberapa bulan terakhir diambil secara sepihak tanpa proses musyawarah sebagaimana diamanatkan dalam AD/ART organisasi, termasuk pemberhentian terhadap 18 Dewan Pimpinan Kowani.






