Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana tanggap darurat tahap pertama senilai lebih dari Rp4 miliar di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Kemendikdasmen juga mendirikan tenda darurat di beberapa lokasikan terdampak.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa dirinya tengah berupaya melakukan mitigasi dan pemetaan guna memastikan kegiatan belajar-mengajar bagi para murid di daerah terdampak banjir dapat tetap berjalan.
Kami sudah melakukan mitigasi dan melakukan pemetaan, tidak hanya Aceh dan Sumatra Utara, tetapi juga di beberapa tempat di Jawa Timur, dan Jawa Tengah,”
kata Abdul Mu’ti, Senin, 1 Desember 2025.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan pendataan barang-barang yang dibutuhkan para korban.






