Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

BMKG Ungkap Faktor Indonesia Rentan Terhadap Siklon Tropis

"Indonesia berada di kawasan dengan dinamika atmosfer yang sangat aktif sehingga kondisi-kondisi khusus tertentu dapat mengatasi hambatan tersebut,”

Petugas keamanan berlari saat terjadi hujan badai di gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Senin (3/11/2025).
Petugas keamanan berlari saat terjadi hujan badai di gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Senin (3/11/2025). Hujan yang disertai angin kencang di beberapa wilayah Jakarta dapat menyebabkan pohon tumbang, sehingga diharapkan masyarakat waspada akan hal itu. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc)

Indonesia khususnya di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat baru saja mengalami siklon tropis. Hal itu menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor yang meluluh lantakan belasan kabupaten/kota. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, bahwa dinamika atmosfer aktif dan kondisi laut yang mendukung menjadi faktor utama yang membuat Indonesia rentan terhadap siklon tropis.

Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Dr. Ida Pramuwardani menjelaskan secara umum pembentukan siklon tropis di sekitar ekuator termasuk Indonesia, adalah fenomena yang jarang terjadi karena lemahnya gaya Coriolis yang dibutuhkan untuk membentuk pusaran siklon. 

Iklan

Gaya Coriolis adalah gaya semu (tidak nyata) yang muncul karena rotasi Bumi dan membelokkan arah pergerakan benda yang bergerak dalam skala besar, seperti angin dan arus laut

Namun, Indonesia berada di kawasan dengan dinamika atmosfer yang sangat aktif sehingga kondisi-kondisi khusus tertentu dapat mengatasi hambatan tersebut,” 

ujar Ida Pramuwardani kepada owrite, Rabu, 3 Desember 2025.

Muhari menambahkan, pertemuan angin monsun, belokan angin skala besar, serta penguatan dari gelombang atmosfer tropis seperti Equatorial Rossby, Kelvin, Mixed Rossby–Gravity, hingga Madden–Julian Oscillation (MJO), dapat memusatkan konveksi dan membentuk sirkulasi siklonik meskipun berada di lintang rendah. 

Kondisi laut di Indonesia yang hangat, kelembapan udara tinggi, dan vertical wind shear yang kadang cukup lemah juga turut mendukung pertumbuhan sistem,”

tambahnya. 

Akibatnya, meskipun siklon tropis jarang terbentuk di wilayah Indonesia, sistem yang muncul walaupun biasanya berukuran lebih kecil dibanding siklon di lintang tinggi tetap dapat membawa dampak signifikan berupa hujan sangat lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Singkatnya, Indonesia memang bukan wilayah yang sering menjadi tempat lahirnya siklon tropis, tetapi ketika dinamika atmosfer dan laut berada pada kondisi yang mendukung, siklon yang terbentuk dapat menimbulkan dampak yang cukup besar bagi wilayah kita,”

tandasnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal