Manajer Kampanye Hutan dan Kebun Eksekutif Nasional Walhi, Uli Arta Siagian, menyoroti banjir bandang dan longsor yang terjadi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Menurutnya, musibah tersebut terjadi bukan hanya diduga karena pemabalakan liar.
Bukan hanya pembalakan liar, tetapi juga aktivitas ilegal yang diizinkan oleh negara. Kenapa kami bilang begitu? Karena sebenarnya hulu dari DAS (daerah aliran sungai, red) yang meluap itu sebenarnya ada di landscape bukit barisan di Sumatera, baik itu di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat,”
ujar Uli kepada owrite, Kamis, 4 November 2025.
Uli menambahkan, setelah melakukan pemantauan ditemukan sebanyak 681 izin di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang beroperasi sebagian besar di wilayah landscape.
Kami sebenarnya menduga dengan keras, aktivitas ekstraktif inilah yang membuat infrastruktur ekologis Indonesia semakin rentan. Ketika ada risiko banjir atau siklon tropis yang datang, maka benteng alamnya ini sudah tidak bisa lagi menampung atau mengatur sistem tata air,”
jelasnya.
Menurutnya, hal itu karena landscape hutannya sudah berubah menjadi tambang dan sawit monokultur.






