Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memaparkan hasil pelaksanaan retret Kabinet Merah Putih yang digelar di kediaman Presiden Prabowo Subianto, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa 6 Desember 2026. Kegiatan tersebut berlangsung sejak siang hingga malam hari.
Menurut Prasetyo, setelah jeda istirahat magrib, sesi pemaparan dilanjutkan oleh sejumlah menteri strategis, di antaranya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dalam paparannya, Menteri Sosial Gus Ipul menyampaikan bahwa hingga saat ini telah beroperasi 166 Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut akan terus dikembangkan, dengan pembangunan Sekolah Rakyat di 104 lokasi tambahan yang dijadwalkan berlanjut pada 2026.
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan capaian target lifting minyak nasional yang sesuai dengan target APBN.
Selanjutnya, Menteri ESDM melaporkan kinerja pencapaian target lifting minyak yang sesuai dengan target APBN, yakni sebesar 600 ribu barel per hari (bph),”
kata Prasetyo dalam keterangan pers usai retret, Selasa 6 Desember 2026 Malam.
Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan peningkatan lifting menjadi 610.000 bph. Sejumlah strategi telah disiapkan, termasuk eksplorasi dan penemuan sekitar 75 blok minyak baru.
Diharapkan pada bulan depan blok-blok tersebut sudah dapat dilelang guna mempercepat penambahan produksi minyak nasional,”
ujar Prasetyo.
Presiden Soroti Ribuan Desa Belum Ada Listrik
Dalam forum tersebut, Bahlil juga menyampaikan perhatian khusus Presiden Prabowo terhadap persoalan elektrifikasi desa. Hingga kini, tercatat masih terdapat 5.700 desa yang belum menikmati aliran listrik.
Pada tahun 2025, sekitar 1.400 desa telah berhasil dialiri listrik. Namun Presiden meminta percepatan agar seluruh desa yang tersisa segera dialiri listrik.
Oleh karena itu, Bapak Presiden meminta percepatan agar seluruh 5.700 desa tersebut dapat teraliri listrik sesegera mungkin,”
ujar Prasetyo menyampaikan arahan Presiden.
Paparan selanjutnya disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono yang membahas perkembangan situasi di Gaza.
Ia menegaskan pemerintah Indonesia terus memantau rencana pengiriman pasukan perdamaian ke wilayah tersebut.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup sesi pemaparan dengan laporan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat sepanjang 2025 yang dinilai relatif stabil.
Ia juga menyampaikan langkah penanganan berbagai kasus, termasuk ancaman terorisme, serta strategi pengamanan menghadapi 2026.
Bapak Presiden kemudian menutup rangkaian retreat dengan sejumlah penekanan,”
ungkap Prasetyo.
Percepatan Program dan Hilirisasi
Di awal tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan pentingnya percepatan berbagai program prioritas, termasuk agenda hilirisasi nasional.
Ia juga menekankan penguatan kolaborasi lintas kementerian guna memastikan pencapaian target besar pemerintah.
Orientasi kerja kabinet, menurut Prabowo, harus sepenuhnya berpijak pada kepentingan bangsa dan rakyat, dengan meninggalkan kepentingan pribadi serta ego sektoral. Jika muncul kendala, seluruh pihak diminta segera mencari solusi bersama.
Selain itu, Presiden menegaskan bahwa seluruh jajaran harus bekerja cepat, cerdas, tidak normatif, dan mampu berpikir out of the box untuk menemukan terobosan-terobosan demi percepatan pencapaian program nasional,”
lanjut Prasetyo.
Bentuk Satgas Pascabencana Tiga Provinsi
Sebagai penutup, Presiden Prabowo memutuskan pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Tito Karnavian Hendris ditunjuk sebagai Kepala Satgas, didampingi Richard Tampubolon sebagai Wakil Ketua, serta Dewan Pengarah yang diketuai Menteri Koordinator Bidang PMK Pratikno.
Kurang lebih selama delapan jam, retreat yang dipimpin langsung oleh Bapak Presiden dalam rangka memberikan pembekalan kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih telah selesai dilaksanakan,”
tambah Prasetyo.


