Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mendapati adanya 12 perusahaan jadi biang keladi terjadinya bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Juru Bicara (Jubir) Satgas PKH sekaligus Ketua Tim Tenaga Ahli Jaksa Agung, Barita Simanjuntak menjelaskan 12 perusahaan tersebut terbukti bersalah usai satgas PKH melakukan investigasi pada 31 perusahaan yang diperiksa terkait alih fungsi kawasan hutan dan hulu di tiga provinsi tersebut.
Satgas Penertiban Kawasan Hutan, juga menemukan 12 perusahaan yang menjadi penyebab bencana dan segera diambil tindakan. Yaitu 8 korporasi di Sumatera Utara, 2 korporasi di Sumatera Barat, dan 2 korporasi di Aceh,”
ungkap Barita di komplek Kejagung, Kamis, 8 Januari 2026.
Terancam Sanksi Dicabut izin
Terhadap 12 perusahaan itu, Satgas PKH mengancam bakal mengenakan sanksi administratif berupa tidak memperpanjang hingga izinnya bakal dicabut. Namun untuk pengenaan sanksi tersebut Satgas PKH akan berkoordinasi dengan instansi yang berwenang.






