Presiden Prabowo Subianto meminta agar para petugas haji juga melibatkan unsur TNI-Polri dalam penyelenggaraan haji 2026. Dia meminta agar kuota khusus petugas haji dari unsur TNI-Polri ditambah dua kali lipat.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan prajuritnya telah dilibatkan sebagai petugas haji pada tahun 2026. Dia bilang sejumlah prajurit sudah diikutsertakan dalam pelatihan khusus.
Saat ini TNI telah menyiapkan dan mengikutsertakan pelatihan personel sebagai Linjam (pelindung jemaah) untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji,”
kata Aulia saat dikonfirmasi, Selasa, 13 Januari 2026.
Namun untuk perihal jumlah prajurit yang dilibatkan, Mabes TNI akan menyesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan dari Kementerian Haji dan pihak terkait.






