Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Menlu Akui Belum Tahu Nasib Dua WNI Korban Penculikan Bajak Laut di Teluk Guinea
Nasional

Menlu Akui Belum Tahu Nasib Dua WNI Korban Penculikan Bajak Laut di Teluk Guinea

iren natania longdongIvan OWRITE
Last updated: Januari 15, 2026 12:24 am
Iren Natania
Ivan
Share
Menteri Luar Negeri RI Sugiono
Menteri Luar Negeri RI Sugiono (Foto: OWRITE/Natania Longdong)
SHARE

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengakui pemerintah belum mengetahui keberadaan dua dari empat warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penculikan bajak laut di Teluk Guinea, perairan Ekwata, Republik Gabon.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Terus terang, sejauh ini juga kita belum tahu nasib yang dua,”

kata Sugiono di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu 14 Januari 2026.

Sugiono menegaskan, Kementerian Luar Negeri terus memantau perkembangan kasus tersebut dengan berkoordinasi bersama pihak terkait, termasuk Kedutaan Tiongkok.

Menurutnya, berbagai jalur komunikasi terus diupayakan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi para korban.

Kita akan coba cari jalur untuk bisa cari tahu kondisinya seperti apa. Dan saya kira perwakilan kita di Yaounde juga sudah terus memonitor situasinya,”

ujar Sugiono.

Ia menambahkan, laporan terkait peristiwa penculikan tersebut masih terus ditunggu dan diperbarui secara berkala.

Sugiono menyebutkan bahwa hingga kini dirinya masih menerima laporan setiap jam mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan empat WNI menjadi korban penculikan sekelompok bajak laut di perairan Ekwata, Gabon, tepatnya di Teluk Guinea.

Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa dua WNI berada dalam kondisi aman, sementara dua lainnya tengah dikawal Angkatan Laut (AL) Gabon menuju ibu kota.

Insiden tersebut terjadi saat sekelompok pembajak membajak kapal penangkap ikan IB FISH 7 (Liang Peng Yu 828) dan menculik sembilan awak kapal dari total 12 awak yang berada di kapal tersebut.

Kepala Staf Angkatan Laut Gabon Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong sebelumnya menjelaskan bahwa kapal penangkap ikan berbendera Gabon itu diserang bajak laut ketika sedang menangkap ikan sekitar tujuh mil laut tenggara Equata di perairan Gabon.

Dalam pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Gabon yang dibacakan Meyong, disebutkan bahwa pelaku penculikan berjumlah tiga orang pria bersenjata. Mereka menculik sembilan awak kapal yang terdiri atas lima warga negara China dan empat WNI.

Setelah insiden pembajakan, aparat keamanan Gabon berhasil menemukan kapal ikan tersebut. Kapal kemudian diamankan dan dikawal oleh personel keamanan hingga tiba dengan selamat di pelabuhan ibu kota Gabon.

Pemerintah Gabon memastikan pengamanan di wilayah perairan telah diperketat guna mencegah kejadian serupa terulang.

Aksi bajak laut di kawasan perairan Afrika Tengah hingga kini masih menjadi perhatian serius, terutama terhadap kapal-kapal perikanan dan niaga yang beroperasi di wilayah tersebut.

Tag:Korban PenculikanMenlu RISugionoTeluk GuineaWNI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Nasional

Kemenhub Sebut 10 Juta Pemudik Padati Angkutan Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 Lebaran (20 Maret 2026) tercatat mencapai 10.003.583…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read
Juru Bicara (Jubir) Satgas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala.
Nasional

292 Kecelakaan Lalu Lintas Selama Arus Mudik, 8 Orang Meninggal Dunia

Polri mencatat 292 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia hingga luka ringan selama musim mudik Lebaran 2026. Data tersebut berdasarkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 per Minggu, 22 Maret…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Tahanan Rumah Yaqut Cuma Bebani Uang Negara dan Lukai Semangat Antikorupsi

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai pengalihan status penahanan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, yang sebelumnya mejadi…

By
Amin Suciady
Rahmat
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Sejumlah kendaraan pemudik melaju saat penerapan sistem satu arah di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah.
Nasional

Polri Siapkan Skema One Way Lokal saat Arus Balik 23 Maret 2026, Catat Titiknya  

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bakal memberlakukan skema one way lokal saat…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
14 jam lalu
gambar Ilustrasi
Nasional

Jejak Oknum Aparat Dari Kritik ke Teror Hingga Catatan Kasus Kriminal, Negara Gagal Lindungi Warganya?

Kamis, 12 Maret 2026, menjadi catatan kelam bagi kebebasan sipil. Ruang berekspresi…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
2 hari lalu
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) memberikan pembaruan kondisi Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus setelah disiram air keras, di kantor YLBHI
Nasional

Tolak Peradilan Militer Kasus Andrie Yunus, PSHK Gaungkan Prinsip Yurisdiksi Fungsional

Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) menolak penanganan kasus percobaan pembunuhan…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
3 hari lalu
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mendesak pemerintah untuk segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen dalam kasus Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus, Rabu, 18 Maret 2026.
Nasional

Investigasi TAUD Kasus Andrie Yunus: Bukan Empat, Tapi Belasan Terduga Pelaku dalam Operasi Besar

Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) telah melakukan investigasi independen kasus serangan air…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up