Jumlah korban meninggal dunia akibat longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terus bertambah. Hingga Senin, 26 Januari 2026, tercatat 17 orang meninggal dunia dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026 dini hari.
Korban meninggal dunia akibat longsor di Bandung Barat mencapai 17 orang,”
ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis, Senin 26 Januari 2026.
Muhari menjelaskan, data tersebut berdasarkan hasil evakuasi 25 kantong jenazah yang ditemukan Tim SAR Gabungan hingga Minggu, 25 Januari 2026. Dari jumlah tersebut, sebagian korban telah berhasil diidentifikasi.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah berhasil mengidentifikasi 11 jenazah, sementara enam lainnya masih dalam proses identifikasi,”
katanya.
Proses identifikasi terhadap sejumlah korban masih berlangsung karena sebagian jenazah ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Hal ini menyebabkan pencocokan data ante mortem memerlukan waktu lebih lama.
Untuk jenazah berupa potongan tubuh tertentu, diperlukan waktu tambahan dalam proses identifikasi,”
ujar Muhari.
Pada hari ini, Senin 26 Januari 2026, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor. Operasi pencarian difokuskan pada sejumlah titik prioritas dan diperkuat dengan penggunaan drone untuk memantau area terdampak.
Longsor di Desa Pasirlangu terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026 sekitar pukul 02.30 WIB, dan menerjang kawasan perkebunan serta permukiman warga. Peristiwa ini diduga dipicu oleh curah hujan ekstrem yang berlangsung lama, disertai angin kencang.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 113 jiwa terdampak, dengan dampak paling parah terjadi di Kampung Pasirkuning. Aparat dan petugas terkait masih melakukan pendataan lanjutan serta memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi rawan longsor.

