Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 23 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Menkes: 1.824 Orang Kaya Masih Tercatat Penerima PBI BPJS, Kuota Warga Miskin Tersingkir
Nasional

Menkes: 1.824 Orang Kaya Masih Tercatat Penerima PBI BPJS, Kuota Warga Miskin Tersingkir

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
Last updated: Februari 11, 2026 2:29 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kiri) bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom)
SHARE

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkap, temuan mengejutkan terkait data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Ia menyebut masih terdapat warga dari kelompok ekonomi paling atas yang justru tercatat sebagai penerima bantuan iuran. 

Daftar isi Konten
  • Warga Terkaya Tercatat Penerima PBI
  • Pemerintah Beri Tenggat 3 Bulan Benahi Data
  • Warga Mampu Diminta Bayar Iuran Mandiri

Fakta tersebut disampaikan Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Rabu 11 Februari 2026. Ia juga menjelaskan bahwa setelah dilakukan pembersihan data, masih ditemukan peserta PBI yang berasal dari desil 9 dan 10, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Melihat bahwa ada data-data PBI yang masih kurang tepat, yang sebenarnya masuk di desil 10, 9 dan itu saya bisa, kalau boleh ditampilkan presentasi saya halaman delapan ya,”

kata Budi dalam rapat.

Sebagai informasi, desil merupakan sistem pengelompokan kesejahteraan masyarakat yang dibagi menjadi 10 lapisan, mulai dari Desil 1 (paling miskin) hingga Desil 10 (paling mampu).

Warga Terkaya Tercatat Penerima PBI

Menurut Budi, hasil dari pemutakhiran data menunjukkan masih ada warga dari kelompok paling mampu yang menerima subsidi negara.

Jadi memang dari data yang sudah di-clean up kemarin, bapak ibu lihat, ada juga orang kaya, paling kaya, desil 10 yang masuk PBI. Nah, data ini masih ada. Nah, kalau orang kaya yang 10 itu masuk PBI, misalnya di situ ada datanya berapa? 1.824 orang desil terkaya mendapatkan PBI, akibatnya ada orang yang harusnya masuk PBI tidak bisa masuk, karena PBI itu kan ada kuotanya sekitar 96,8 juta,”

paparnya.

Menurut Budi, keterbatasan kuota PBI membuat keberadaan warga mampu dalam daftar penerima menjadi masalah serius. Pasalnya, masih banyak masyarakat miskin yang seharusnya mendapatkan bantuan justru belum terakomodasi.

Supaya desil-desil yang tinggi ini jangan masuk ke sana (PBI). Karena masih ada lagi desil 1 sampai 5 yang belum bisa masuk ke PBI,”

katanya.

Pemerintah Beri Tenggat 3 Bulan Benahi Data

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah menetapkan batas waktu tiga bulan guna melakukan rekonsiliasi data lintas lembaga. Proses ini melibatkan BPJS Kesehatan, BPS, Kementerian Sosial, dan pemerintah daerah.

Itu sebabnya kenapa dalam tiga bulan ke depan, keputusan yang kedua adalah BPJS, BPS (Biro Pusat Statistik), Kementerian Sosial, dan Pemerintah Daerah harus melakukan rekonsiliasi data dari 11 juta data PBI yang berpindah. Karena total yang berpindah itu ada 11 juta, dari PBI menjadi tidak PBI,”

jelasnya.

Meski dilakukan penertiban data, Budi memastikan bahwa pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien penyakit berat atau katastropik, tidak akan terganggu selama masa transisi.

Nah, itu kita akan rapikan, tapi itu tiga bulan ke depan saja, supaya tidak mengganggu khususnya pasien-pasien yang kritis tadi, yang katastropik tadi. Jadi kalau toh pun ada pasien katastropik, dia masih di desil 10, desil 9, tiga bulan ke depan dia tetap akan jalan,”

tegasnya.

Warga Mampu Diminta Bayar Iuran Mandiri

Dalam masa tiga bulan tersebut, pemerintah juga akan melakukan sosialisasi kepada peserta yang dinilai mampu agar beralih ke pembayaran iuran mandiri.

Tapi dalam tiga bulan ini akan di-review dan disosialisasikan oleh BPJS dan Pemda bahwa, ‘Hei, Anda kan sebenarnya desil 10, sangat mampu. Ayo bayarlah BPJS kan Rp42.000. Masa enggak bisa bayar Rp42.000 orang desil 10?”

ujar Menkes.

“Supaya apa? Supaya porsinya dia bisa diisi oleh teman-teman yang benar-benar tidak mampu. Nah, ini akan dilakukan dalam tiga bulan ke depan dan ini adalah salah satu keputusan dari rapat kemarin,” ujarnya.

Tag:BPJSBudi Gunadi SadikinKemensoskementerian kesehatanorang kayaorang miskinPBI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Viral Dugaan Istri Menteri PU Naik Helikopter, Segini Tarif Sewa Wisata Udara di Indonesia
By Syifa Fauziah
Ilustrasi helikopter wisata.
1
Dear DPR dan Prabowo! Status Quo Revisi UU Pemilu Lebih Berbahaya, Jangan Ulangi Kesalahan
By Hardani Triyoga
Warga menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di TPS 23 Talao Mundam, Padang Pariaman, Sumatera Barat. (ANTARA FOTO/Fitra Yogi).
2
Nanik Bakal Jadi Dewas BGN Usai Mundur karena Sakit, Psikolog Forensik Beri Peringatan Keras
By Rika Pangesti
Nanik S. Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. (Sumber: IG @nanik_deyang)
3
Disindir Minim Partisipasi Publik, Wamen HAM Mugiyanto Buka-Bukaan Soal Drama Revisi UU HAM
By Rika Pangesti
Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto (tengah) bersama Kepala Badan Pembinaan Hukum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma'ruf (kedua kiri), Astamaops Polri Komjen Pol Muhammad Fadil Imran (kanan), Ditjen PDK HAM Munafrizal Manan (kiri) serta Staf Khusus Menteri Hak Asasi Manusia Bidang Pemenuhan HAM Yosef Sampurna Nggarang (kedua kanan) memberikan keterangan kepada media usai pertemuan di kantor Kementerian HAM, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
4
Heboh Pengadaan Kipas Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun, Purbaya: Tanggung Jawabnya Agrinas
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjalan usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
5

BERITA LAINNYA

Penggunaan listrik pada sebuah bohlam di warung.
Nasional

Presiden Ingin Beri Makan Rakyat, Tetapi Pedagang Kecil Justru Dikejar Pajak

Pengamat sosial politik Islah Bahrawai mengatakan, munculnya sejumlah kasus penarikan pajak terhadap…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
18 menit lalu
Sejumlah penyandang disabilitas mengikuti pelatihan seni musik marawis di Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Nasional

Biar Diskon 20 Persen Segera Cair: Wamen HAM Tagih Aturan Turunan PP Konsesi Disabilitas

Pemerintah mendorong kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan pelaku usaha segera menyusun regulasi…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
23 menit lalu
Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto (tengah) bersama Kepala Badan Pembinaan Hukum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma'ruf (kedua kiri), Astamaops Polri Komjen Pol Muhammad Fadil Imran (kanan), Ditjen PDK HAM Munafrizal Manan (kiri) serta Staf Khusus Menteri Hak Asasi Manusia Bidang Pemenuhan HAM Yosef Sampurna Nggarang (kedua kanan) memberikan keterangan kepada media usai pertemuan di kantor Kementerian HAM, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Nasional

Wamen HAM Blak-blakan, Tidak Kompaknya LN HAM Bikin Harmonisasi RUU Jadi Rumit

Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) RI, Mugiyanto mengungkap proses harmonisasi…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
25 menit lalu
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim (tengah) menyampaikan pernyataan kepada wartawan usai sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Nasional

Amnesty Minta Korban Korupsi Diakui dalam UU Tipikor, Singgung Kasus MBG hingga Asabri

Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah dan DPR menjadikan revisi Undang-Undang Pemberantasan Tindak…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
28 menit lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up