Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan bahwa hingga kini belum terdapat usulan resmi di DPR terkait pengembalian Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) ke versi sebelumnya.
Ia memastikan seluruh proses perubahan undang-undang harus mengikuti mekanisme legislasi yang berlaku dan sesuai dengan tata tertib parlemen. Selain itu, regulasi yang saat ini berlaku tetap dijalankan sebagaimana mestinya.
Tidak ada usulan apa-apa ke DPR. Undang-undang yang sudah berjalan, biarkan berjalan,”
tegas Cucun di Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.
Perubahan UU Harus Masuk Prolegnas
Cucun menjelaskan bahwa dalam sistem legislasi nasional, setiap perubahan undang-undang wajib melalui tahapan formal. Proses tersebut dimulai dari pengajuan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas), dilanjutkan pembahasan bersama pemerintah, hingga persetujuan dalam rapat paripurna.






