Posisi Indonesia di dalam Board of Peace (BoP) kembali menjadi sorotan setelah Amerika Serikat (AS) negara penggagas organisasi tersebut justru melancarkan serangan terhadap Iran. Pemerintah pun mulai membuka kemungkinan untuk mengevaluasi keanggotaan RI dalam organisasi tersebut yang dibentuk dengan misi perdamaian.
Menurut Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Indonesia memiliki ruang untuk menentukan sendiri apakah akan tetap bertahan atau meninggalkan Board of Peace.
Bagi Indonesia, masuk dan keluar Board of Peace adalah sesuatu yang bisa saja terjadi seperti beberapa kali disebutkan oleh Presiden,”
kata Muzani kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis, 5 Maret 2026.
Meski demikian, Muzani menegaskan keputusan keluar tidak bisa diambil secara sepihak dan harus melalui kesepakatan bersama di tingkat nasional.





