Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Jelang WFA, Menkomdigi Ingatkan Penerapan Aturan Pembatasan Medsos pada Anak-anak jangan Sampai Kendor

Menkomdigi menegaskan, bahwa pihaknya akan menambahkan pelindungan anak di ruang digital, sehinggal hal ini merupakan prioritas yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. (Foto: Komdigi)

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mewanti-wanti para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menjaga kinerja dan pelayanan publik selama masa Work From Anywhere (WFA) menjelang Idulfitri.

Ia menegaskan, fleksibilitas kerja tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Meskipun setelah ini kita masuk pada masa work from anywhere, semua tetap harus berkontribusi,”

kata Meutya dalam acara Sarasehan dan Taklimat bertema “Terhubung dalam Silaturahmi, Tumbuh dalam Iman, Terjaga dalam Ketaqwaan” di Jakarta Pusat, dikutip Senin, 16 Maret 2026.

Meutya juga menekankan pentingnya kesiapan kementerian dalam mengawal implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) pada 28 Maret 2026 mendatang.

Iklan

Kita ada program besar menuju tanggal 28, yaitu untuk implementasi PP TUNAS yang menunda anak masuk ke platform digital hingga cukup usia,”

ujarnya.

Menkomdigi itu juga menegaskan, bahwa pihaknya akan menambahkan pelindungan anak di ruang digital, sehinggal hal ini merupakan prioritas yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.

Meutya pun mengajak seluruh pegawai Kemkomdigi untuk turut menyosialisasikan PP TUNAS kepada keluarga di kampung halaman.

Nanti mungkin ketemu keluarga, mudik, silakan sampaikan kepada keluarganya,”

tutup Meutya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal