Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menyatakan kondisi Wakil Koordinator Kontras, sudah stabil setelah mendapat penanganan medis pasca insiden penyiraman air keras pada 12 Maret 2026.
Saat ini kondisi umum pasien sudah stabil dan tidak dalam kondisi yang mengancam jiwa. Penanganan medis akan terus dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan kondisi pasien,”
kata Manajer Hukum dan Humas RSCM, melalui keterangan tertulis, Selasa, 17 Maret 2026.
Yoga menjelaskan, RSCM menerima pasien dengan keluhan luka bakar pada wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan pada Jumat, 13 Maret 2026 dini hari. Pasien juga mengeluhkan gangguan penglihatan.
Sebagai penanganan awal, tim medis melakukan pencucian pada area tubuh yang terpapar untuk menurunkan efek zat kimia serta menormalkan kondisi jaringan. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya paparan zat kimia yang menyebabkan luka bakar pada tubuh korban.






