Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Kekerasan Aktivis Meningkat Sejak Rezim Jokowi, Usman Hamid: RI Masuk Babak Fasisme!
Nasional

Kekerasan Aktivis Meningkat Sejak Rezim Jokowi, Usman Hamid: RI Masuk Babak Fasisme!

Syifa Fauziahdusep-malik
Last updated: Maret 18, 2026 9:59 am
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (Sumber: owrite)
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (Sumber: owrite)
SHARE

Kasus penyerangan air keras terhadap Andri Yunus beberapa waktu lalu menambah catatan daftar hitam kasus kekerasan terhadap aktivis Hak Asasi Manusia (HAM).

Aktivis HAM sekaligus Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid mengatakan kasus penyerangan terhadap aktivis di Indonesia cukup tinggi. Menurut catatan dari Amnesty Internasional Indonesia, tahun 2025 sebanyak 280 kejahatan dialami oleh para aktivis di seluruh Indonesia.

Usman menambahkan pada per Juli 2025 lalu, sebanyak 100 aktivis mengalami serangan di berbagai daerah.

Kami simpulkan bahwa tahun 2025 Adalah tahun malapetaka bagi aktivis, dan terbukti tertinggi dari jumlah penangkapan, jumlah penyiksaan, apalagi jumlah serangan kriminalisasi tertinggi, sepanjang reformasi, erosi yang terparah,”

tegas Usman kepada owrite.

Lantas kenapa kekerasan terhadap aktivis HAM bisa sangat tinggi?

Menurut Usman hal itu karena pemerintah sudah mengambil sikap yang cenderung anti pada aktivisme, kritisisme, dan partisipasi masyarakat.

Ia melihat kekacauan pemerintahan ini terjadi saat pemerintahan Joko Widodo yang sejak awal kepemimpinannya sudah partisipatif melemahkan KPK, melemahkan MK, menggunakan kepolisian untuk meredam oposisi politik, menggunakan kebijakan untuk menekan oposisi politik. 

Jadi menggunakan hukum untuk menekan oposisi politik itu dimulai di era Jokowi, hancur sudah. Sekarang kita udah nggak punya KPK yang terpercaya lagi, nggak punya MK yang sepenuhnya dipercaya lagi gara-gara Jokowi,”

jelasnya.

Menurutnya, saat menjadi presiden satu dekade, Jokowi seolah memuluskan jalan otoritarianisme Indonesia di bawah pemerintahan Prabowo, yang memiliki ciri-ciri dekat dengan pemerintahan otoriter, nasionalisme agresif, patriotisme agresif, dan sumpah setia yang berlebihan.

Misalnya pada negara di atas individu, pada kepemimpinan, pada pendukungan juga mengatakan kita harus bersatu, harus membangun bersatu nasional mendukung Prabowo. Ini kayak zaman Hitler,”

tuturnya.

Dengan pemerintah Indonesia saat ini, Usman menganggap Indonesia sudah memasuki fasisme, yakni ideologi politik otoriter sayap kanan ekstrem yang muncul awal abad ke-20, menekankan nasionalisme radikal, negara totaliter, dan supremasi pemimpin tunggal. Paham ini mengutamakan negara di atas individu, menolak demokrasi liberal, serta menggunakan kekerasan, militerisme, dan rasialisme untuk mempertahankan kekuasaan.

Saya pikirin satu negara, satu bangsa, satu pemimpin, itulah yang terjadi pada rezim-rezim fasis, kemarin saya tulis di Indonesia at Melbourne, dalam sebuah artikel berbahasa Inggris saya katakan penyerangan Andri adalah tanda atau babak baru Indonesia memasuki Fasisme,”

tutup Usman.
Tag:Aktivis HAMamnesty internationalFasismeJokowiPenyiraman Air KerasUsman Hamid
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
1
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
2
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
3
Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu
By Natania Longdong
Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
4
Babak Baru Polemik Tudingan Wartawan ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Siapkan Langkah Hukum
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus.
5

BERITA LAINNYA

Presiden RI Prabowo Subianto
Nasional

Hasil Survei PISA Rendah, Prabowo Sedih Kualitas Pendidikan RI Terbelakang

Presiden Prabowo Subianto mengaku prihatin terhadap capaian pendidikan Indonesia yang masih tertinggal…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
9 jam lalu
Seorang dokter membaewa stetoskop.
Nasional

Soal Viral Nakes Hujat Pasien BPJS, Anggota DPR Ini Desak Evaluasi Etika Nakes

Anggota Komisi IX DPR RI, Muhammad Haris menilai meninggalnya peserta BPJS Kesehatan…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
9 jam lalu
BRIN Pamerkan Teknologi Nuklir ke Prabowo. (Sumber: BPMI)
Nasional

Prabowo Dapat Kabar PLTN dari BRIN, RI Ternyata Punya 89 Ribu Ton Uranium

Presiden Prabowo Subianto menerima paparan mengenai pengembangan teknologi nuklir dari Badan Riset…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
10 jam lalu
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu mengikuti pelantikan dan penyerahan SK di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng di Palu, Sulawesi Tengah
Nasional

DPR Desak Purbaya Segera Tambah Transfer ke Daerah, Gaji ASN Terancam Tersendat

Anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Kholid mendesak pemerintah segera memutuskan tambahan…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up