Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / (Part II) Tarif Meroket, Driver Ojol Nyaris Kolaps “Dicekik” Aplikator, Pemerintah Kemana?
Nasional

(Part II) Tarif Meroket, Driver Ojol Nyaris Kolaps “Dicekik” Aplikator, Pemerintah Kemana?

Syifa FauziahAmin Suciady
Last updated: Maret 23, 2026 2:51 pm
Syifa Fauziah
Amin Suciady
Share
SHARE

Perubahan Pola Pemesanan

Di sisi lain, salah satu perusahaan ojek online terbesar di Indonesia, Gojek memberi tanggapan terkait ‘Krisis ojol’ yang belakangan yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya.

Daftar isi Konten
  • Perubahan Pola Pemesanan
  • Bisnis Kapitalis!
  • Perpres Lemah, Pemerintah Harus Turun Tangan

Head of Driver Operations Gojek, Bambang Adi Wirawan mengatakan, pada periode akhir Ramadan dan menjelang libur Hari Raya Idulfitri, pihaknya mendapati adanya perubahan pola pemesanan atau lonjakan tingkat permintaan pada jam-jam sibuk, khususnya di area bisnis di pusat Jakarta.

Jam sibuk dimulai lebih awal dibanding hari-hari lainnya di luar bulan Ramadan, yakni sejak pukul 15.30, hingga mencapai puncaknya pada pukul 16.00-18.00 WIB.

Sedangkan pada periode akhir Ramadan, kami memahami bahwa sebagian dari mitra driver Gojek khususnya yang beroperasi di kota-kota besar, ada yang telah pulang kampung atau mudik dan memilih menghabiskan waktu bersama keluarganya,”

ujar Bambang.

Dijelaskannya, data internal Gojek pada tahun 2025 menunjukkan bahwa para mitra kembali beraktivitas secara bertahap dalam minggu pertama hingga kedua setelah Hari Raya Idulfitri, seiring dengan kembali normalnya aktivitas masyarakat usai masa libur. 

Di luar hal-hal tersebut, faktor eksternal seperti cuaca hujan yang menyebabkan genangan di beberapa titik serta berakibat pada kepadatan lalu lintas turut mempengaruhi ketersediaan Mitra Driver.

Dengan demikian, orderan pelanggan di periode ini seringkali membutuhkan waktu tambahan agar dapat diterima oleh mitra,”

ujar Bambang dalam keterangan resminya.
(Part I) Tarif Meroket, Driver Ojol Nyaris Kolaps “Dicekik” Aplikator, Pemerintah Kemana?

Untuk mengantisipasi hal ini, pihaknya menghimbau pengguna agar dapat mengalokasikan waktu lebih dalam melakukan proses pemesanan maupun perencanaan perjalanan.

Dari sisi mitra driver, pihaknya akan mengimplementasikan skema tarif khusus yang berlaku di periode libur Hari Raya Idulfitri untuk meningkatkan peluang pendapatan mitra.

Terdapat pula insentif atau bonus pendapatan tambahan untuk mitra driver yang telah menyelesaikan jumlah order tertentu.

Langkah ini penting kami jalankan untuk mengapresiasi mitra driver yang tetap memilih melayani masyarakat di periode libur Hari Raya Idulfitri. Gojek senantiasa berkomitmen untuk memastikan kemudahan dan kenyamanan pengguna saat menggunakan layanan kami, serta di saat yang sama menawarkan ekosistem yang memberikan kesempatan bagi mitra driver mendapatkan penghasilan yang berkelanjutan,”

tutur Bambang.

Bisnis Kapitalis!

Sementara itu, Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno memberikan tanggapan keras terkait ‘krisis ojol’ selama Ramadan. Ia pun mewajari tindakan yang dilakukan oleh para pengemudi ojol karena potongan biayanya yang sangat besar,

Miris, itu bisnis kapitalis,”

tegas Djoko.

Djoko mengatakan, sejak awal ia tidak setuju dengan adanya aplikasi ojek online yang dikelola oleh swasta. Menurutnya, tidak wajar ketika perusahaan mengambil keuntungan hingga 40 persen.

Dari dulu nggak setuju, sampai sekarang nggak ada aplikasi, nggak punya aplikasi online, karena saya menentang, karena itu bisnis kapitalis,” 

tegas Djoko.

Di tengah ‘krisis ojol’ ini, menurut Djoko masyarakat sudah sangat ketergantungan. Padahal masih bisa mengandalkan angkutan umum, apalagi angkutan umum saat ini sudah bagus dan terintegrasi hingga ke kampung-kampung.

Saran Djoko, di tengah ‘krisis ojol’ ini masyarakat sebaiknya menggunakan angkutan umum. Pasalnya sudah banyak angkutan umum yang sudah terintegrasi dan bagus. Menurutnya kehadiran ojek online justru sudah merusak kota Jakarta.

Di Jakarta tuh orang (driver ojol) tidur di tepi jalan, kan kasihan. Ya habis gimana, lapangan pekerjaan nggak diciptakan,”

ucapnya. 

Perpres Lemah, Pemerintah Harus Turun Tangan

Terkait Perpres Ojol yang diajukan oleh pihak asosiasi ojek online, Djoko justru pesimis untuk diterbitkan oleh pemerintah. Pasalnya menurut Djoko benturannya sangat banyak dan dasar hukumnya tidak kuat.

Nggak usah Perpres-perpresan udah, pemerintah ambil alih aja. Kalau cuma Pepres nggak mempan, nanti kalau Perpres itu digugat lagi, bubar nggak kuat lho pemerintah, karena ini kan online, online ini cuma cara, nggak punya kekuatan hukum,” 

kata Djoko.

Menurut Djoko, salah satu langkah yang bisa dilakukan oleh pemerintah terkait ‘krisis ojol’ ini adalah pemerintah mengambil alih aplikasi tersebut. Dengan begitu, pemerintah bisa melakukan pembatasan dengan tidak semua orang bisa menjadi pengemudi ojek online.

Kalau sekarang kan cuma bikin aplikator senang, dia yang penting anggota, tapi bagi pengemudi engap-engapan, harus dibatasilah. Kalau pemerintah kan bisa melakukan pembatasan, nanti daerah yang atur,”

ucapnya.

Menurut Djoko, dengan adanya ‘krisis ojol’ ini, menjadi peringatan untuk perusahaan ojek online agar tidak semena-mena memotong tarif. Menurutnya, paling tidak tarif yang dipotong maksimal 10 persen.

Mereka bilang mau kasih uang Lebaran, paling berapa sih Rp50 ribu. Dan harus ada pembatasan. Negara juga nggak boleh menganggap ojek online ini sebagai lapangan pekerjaan, bukan, itu sampingan. Kecuali ditata dengan baik jumlahnya sekian, ini kan nggak bisa mensejahterakan. Kasihan aja, ini kerjaan sementara aja,”

tandasnya.

Tag:EditorialgojekGrabmaximojek onlineOjolSpill
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Sumber foto: Jasa Marga
Nasional

H+1 Lebaran 2026: Lalu Lintas Jabodetabek-Bandung Melonjak Tajam

Pada H+1 libur Idulfitri 1447H/2026M yang jatuh pada Minggu, 22 Maret 2026, volume kendaraan di sejumlah ruas tol masih menunjukkan peningkatan signifikan. Melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT), pihak…

By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
3 Min Read
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama
Olahraga

Veda Ega Cetak Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Naik Podium di Moto3

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih podium ketiga pada ajang Moto3 Brasil 2026. Balapan tersebut berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna pada Minggu 22 Maret…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 Min Read
Acara GoMudik di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta
Nasional

(Part I) Tarif Meroket, Driver Ojol Nyaris Kolaps “Dicekik” Aplikator, Pemerintah Kemana?

Sejak beberapa minggu terakhir, banyak masyarakat yang mengeluhkan soal susahnya memesan ojek online (ojol) di Jakarta dan sekitarnya. Di media sosial, fenomena ini disebut 'krisis ojol'. Fenomena 'krisis ojol' ini…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
7 Min Read

BERITA LAINNYA

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 lokasi di seluruh Indonesia
Nasional

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, yang dilaksanakan…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
3 jam lalu
Ilustrasi penumpang yang akan berangkat menggunakan kereta
Nasional

Data Terbaru, Kereta Jadi Favorit Pemudik Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat jumlah penumpang…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
5 jam lalu
Sejumlah kendaraan pemudik melaju perlahan saat penerapan sistem satu arah di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah
Nasional

Antisipasi Kemacetan, Kakorlantas Imbau Pemudik Tak Pulang Bersamaan di Puncak Arus Balik 24 Maret

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryo Nugroho, mengimbau masyarakat agar…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
6 jam lalu
Ilustrasi penumpang melalui kapal penyebrangan ASDP
Nasional

Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Siapkan Skema Baru di Pelabuhan

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, bergerak cepat melakukan evaluasi sejumlah titik krusial setelah…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
9 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up