Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menghentikan skema one way nasional saat arus balik dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 263 Pejagan.
Polri menyatakan volume kendaraan telah terurai, setelah puncak arus balik pada Selasa, 24 Maret 2026 kemarin.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebut pihaknya telah melakukan sosialisasi dan sterilisasi jalur di Tol Trans Jawa sebelum membuka kembali arus lalu lintas normal.
Kondisi cukup terkendali. Setelah sosialisasi dan sterilisasi, kami mencabut one way nasional dari KM 414 sampai KM 263,”
kata Agus, Rabu, 25 Maret 2026.
Agus mengungkapkan sekitar 58 persen pemudik atau sebanyak 1.958.000 kendaraan telah kembali ke kota asal.
Ia memperkirakan sisa 1,4 juta kendaraan lainnya akan melakukan perjalanan balik hingga 29 Maret 2026.
Saat ini sudah hampir 58 persen yang kembali. Sisanya sekitar 1,4 juta kendaraan diprediksi menyusul hingga tanggal 29 Maret,”
katanya.
Masih Diberlakukan
Sementara itu, meski jalur nasional telah dibuka, Polri masih memberlakukan skema one way lokal di KM 263 Pejagan sampai KM 70 Cikatama.
Langkah ini diambil untuk memantau volume kendaraan yang menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama.
Kami terus mengelola arus di Cikampek agar tidak terjadi penumpukan. Oleh karena itu, di titik tersebut masih kami lakukan beberapa langkah rekayasa,”
ungkap Agus.
Jenderal bintang dua juga melaporkan mengenai angka kecelakaan lalu lintas yang tahun sebesar 28,5 persen selama mudik lebaran tahun ini.
Meski bukan angka final, namun Agus mengklaim jumlah korban jiwa menurun hingga 4,5 persen.
Sebagai perbandingan, catatan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunjukkan angka korban meninggal dunia saat mudik lebaran, pada tahun 2025 sebanyak 223 jiwa. Jumlah tersebut menurun 32 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 324 korban.
Agus menambahkan, data tersebut masih bersifat dinamis dan berpotensi berubah.
Data ini akan terus kami perbarui setiap pukul 00.00 WIB,”
tambahnya.



