Tahapan yang disiapkan meliputi One way lokal tahap dua dari KM 169 hingga KM 70, One way lokal tahap tiga dari KM 188 hingga KM 70, hingga kemungkinan penerapan one way nasional dari Tol Kalikangkung.
Demikian pula apabila masih terjadi peningkatan arus yang signifikan, maka one way nasional dari Tol Kalikangkung bukan tidak mungkin akan diberlakukan. Akan tetapi untuk saat ini, pemberlakuan one way sepenggal diharapkan mampu mengurai kepadatan yang terjadi di sejumlah titik sejak pagi hari,”
ungkap Dudy.
Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan arus balik dengan matang.
Pemudik disarankan untuk memanfaatkan aplikasi seperti Travoy atau menghubungi call center Jasa Marga guna memperoleh informasi terbaru terkait kondisi lalu lintas.
Informasi ini mencakup rekayasa lalu lintas terbaru, kondisi rest area, dan fasilitas pendukung perjalanan. Dengan perencanaan yang baik, diharapkan perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.
Dudy juga kembali mengingatkan pelaku usaha angkutan logistik agar mematuhi aturan pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas selama periode Lebaran 2026.
Kebijakan ini merupakan bagian dari Surat Keputusan Bersama (SKB) yang melibatkan Kementerian Perhubungan, Kepolisian RI, dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Saya kembali meminta agar para pelaku usaha angkutan logistik untuk tidak mengoperasikan kendaraan sumbu tiga ke atas sampai waktu yang telah ditentukan, yakni tanggal 29 Maret 2026. Sekali lagi saya sampaikan, ini demi menjaga keselamatan para pemudik,”
tuturnya.
Angka Kecelakaan Turun, Manajemen Lalu Lintas Efektif
Berdasarkan data dari Korlantas Polri, terdapat penurunan angka fatalitas kecelakaan hingga 30,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, jumlah kecelakaan selama Operasi Ketupat juga menurun sebesar 5,3 persen.
Lebih lanjut, Dudy memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat, termasuk Jasa Marga dan Jasa Raharja, atas keberhasilan dalam meningkatkan keselamatan selama arus mudik dan balik.
Data terbaru menunjukkan bahwa hingga pukul 06.00 WIB, sekitar 2,3 juta kendaraan atau 69 persen dari total proyeksi telah memasuki wilayah Jakarta.
Sementara itu, volume kendaraan yang kembali ke wilayah Jabodetabek pada H+4 Lebaran tercatat mencapai 206.243 unit.
Angka ini menegaskan bahwa arus balik masih akan terus berlangsung dan berpotensi meningkat dalam beberapa hari ke depan.