Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Perang Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok Beras Nasional, Pencapaian Masih Aman 4,3 Juta Ton

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, realisasi angka stok beras itu melampaui rekor sebelumnya sebesar 4,2 juta ton.

Ilustrasi panen padai (sumber: Kementan)
Ilustrasi panen padai (sumber: Kementan)

Kementerian Pertanian (Kementan) menyebut, posisi ketahanan pangan nasional RI kuat di tengah dinamika global akibat perang di Timur Tengah. Pasalnya, saat ini stok beras nasional mencapai 4,3 juta ton atau tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. 

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, realisasi angka stok beras itu melampaui rekor sebelumnya sebesar 4,2 juta ton.

Ini tertinggi sepanjang sejarah. Bahkan bulan depan kita perkirakan bisa mencapai 5 juta ton,”

ujar Amran dalam keterangannya Senin, 30 Maret 2026.

Amran mengklaim, beras yang selama ini menjadi penyumbang utama inflasi dalam 10–20 tahun terakhir, kini tidak lagi memberikan tekanan terhadap inflasi.

Iklan

Alhamdulillah, Ramadan tahun ini harga beras terkendali dan tidak menjadi penyumbang inflasi seperti tahun-tahun sebelumnya,”

tuturnya.

Amran mengatakan, peningkatan stok yang signifikan membuat kapasitas penyimpanan nasional perlu diperluas. Sebab, dari total kapasitas gudang sekitar 3 juta ton, pemerintah melakukan langkah antisipatif dengan menyewa tambahan gudang berkapasitas hingga 2 juta ton.

Sementara itu Direktur Utama Perum Bulog mengatakan saat ini stok beras telah mencapai 4,3 juta ton dan ditargetkan naik menjadi 4,5 juta ton pada akhir bulan.

“Penyerapannya juga sangat tinggi. Dari Januari hingga Maret sudah mencapai 1,3 juta ton. Ini tertinggi sepanjang sejarah, belum pernah terjadi sebelumnya dalam periode tiga bulan,” katanya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal