Pemerintah mulai April 2026 menerapkan kebijakan work from home (WFH) setiap Jumat selama sepekan bagi Aparatur Sipil Negara. Kebijakan ini diperkirakan akan menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp6,2 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan selain menghemat anggaran negara, kebijakan WFH juga akan menghemat belanja Bahan Bakar Minyak (BBM) masyarakat.
Potensi penghematan WFH yang langsung ke APBN adalah Rp6,2 triliun berupa penghematan kompensasi BBM. Sementara total pembelanjaan BBM masyarakat berpotensi untuk dihemat juga sebesar Rp59 triliun,”
ujar Airlangga dalam konferensi pers dikutip 1 April 2026.
Airlangga menjelaskan, dipilihnya hari Jumat sebagai pelaksanaan WFH lantaran sebagian kementerian sudah menerapkan kebijakan empat hari kerja dalam sepekan pasca Covid-19






