Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 5 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • Banjir
  • sumatera
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Krisis Minyak Global jadi Alarm, Perusahaan Otomotif Didesak Kebut Transisi Kendaraan Listrik
Nasional

Krisis Minyak Global jadi Alarm, Perusahaan Otomotif Didesak Kebut Transisi Kendaraan Listrik

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: April 5, 2026 12:14 pm
Adi Briantika
Ivan
Share
Ilustrasi Motor Listrik
Chief Marketing Officer Alva Putu Swaditya Yudha (kiri) bersama CEO dan CO Founder Dash Aditya Brahmana (tengah) dan Presiden Director KALISTA Albert Aulia Ilyas (kanan) berbincang usai penandatanganan kerja sama penyediaan infrastruktur logistik berbasis sepeda motor listrik di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/1/2026). (ANTARA FOTO/Darryl Ramadan)
SHARE

Gejolak geopolitik akibat konflik antara Iran dan Israel-Amerika Serikat berujung pada penutupan Selat Hormuz. Hal ini memicu lonjakan harga dan memangkas pasokan minyak global.

Presiden Prabowo pun kembali mendorong adopsi kendaraan listrik, sebagai respons ketahanan energi nasional lantaran ketidakpastian situasi saat ini.

Direktur Eksekutif Satya Bumi, Andi Muttaqien, berpendapat kondisi global terkini dapat dijadikan titik balik percepatan elektrifikasi dalam negeri.

Ketergantungan BBM impor membuat Indonesia sangat rentan terhadap krisis global. Ini harus menjadi momentum untuk mempercepat transisi energi bersih dan elektrifikasi, khususnya di sektor transportasi,”

kata Andi, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 4 April 2026.

Transisi menuju kendaraan listrik berpotensi menjadi strategi kunci bagi Indonesia untuk mengatasi masalah dengan mengurangi ketergantungan impor BBM.

Namun, percepatan transisi menuju kendaraan listrik sulit terealisasi tanpa kontribusi pelaku industri otomotif yang telah puluhan tahun beroperasi di Indonesia.

Kemudian, Dwi Wulan Ramadani, Policy Strategist Coordinator CERAH berkata momentum krisis BBM seharusnya dipahami oleh produsen otomotif sebagai peluang memperbesar pasar kendaraan listrik dalam negeri.

Peran automaker menjadi sangat krusial dalam membantu percepatan pengembangan pasar kendaraan listrik di Indonesia, hal ini perlu dukungan dari pemerintah dalam menciptakan permintaan kendaraan listrik,”

ucap Wulan.

Dengan respons cepat peralihan kepada kendaraan listrik saat ini, maka Indonesia akan melepas ketergantungan energi dan membangun ketahanan energi lebih kuat.

Selama ini, pemerintah dan perusahaan otomotif cenderung hanya berfokus pada hilirisasi di sektor hulu, terutama melalui produksi nikel dan baterai, tanpa diimbangi percepatan elektrifikasi kendaraan di sisi hilir.

Ekspansi tambang nikel yang masif telah memicu deforestasi, pencemaran lingkungan, dan konflik sosial di berbagai wilayah, termasuk di Pulau Kabaena, Sulawesi Tenggara.

Agresivitas di sektor hulu tanpa diiringi pemerataan di hilir hanya memperbesar dampak negatif bagi masyarakat yang terdampak transisi energi, tanpa benar-benar menghadirkan manfaatnya.

Hingga kini mereka belum merasakan keuntungan dari kendaraan listrik, salah satunya lantaran perusahaan otomotif masih pasif mendistribusikan kendaraan listrik di Indonesia.

Padahal, kendaraan listrik menciptakan efisiensi biaya yang signifikan, yakni 2-3 kali lebih murah per kilometernya dibandingkan dengan kendaraan BBM konvensional.

Hal ini disebabkan harga listrik lebih stabil dibandingkan harga minyak global. Dalam jangka panjang, pengurangan proporsi impor BBM berpotensi memperbaiki neraca perdagangan dan mengurangi biaya subsidi energi yang selama ini mencapai 20 persen dari APBN.

Tak terbatas pada kendaraan pribadi, Wulan menyarankan elektrifikasi juga perlu dilakukan untuk transportasi publik. Investasi besar-besaran pada sektor ini diprediksi menghindarkan Indonesia dari risiko pergeseran ketergantungan energi.

Pengembangan transportasi publik berbasis listrik seperti bus, kereta, dan angkutan massal lainnya turut menjadi kunci untuk memastikan transisi energi tidak hanya rendah karbon, tapi juga efisien, inklusif, dan berkelanjutan.

Akselerasi untuk beralih pada kendaraan listrik pun harus memperhatikan perbaikan di sektor hulu.

Meminjam prinsip pada dunia otomotif “fast but not reckless”, hal ini berarti percepatan produksi kendaraan listrik juga harus disertai komitmen dan upaya nyata perbaikan tata kelola sumber daya alam yang ketat agar tidak menimbulkan masalah.

Untuk itu, pemerintah perlu memperkuat standar lingkungan dan sosial dalam rantai pasok mineral kritis seperti nikel, termasuk perlindungan hak masyarakat adat dan komunitas lokal.

Pemerintah juga perlu mendorong transparansi dan akuntabilitas pengembangan kawasan industri dan proyek hilirisasi.

Selanjutnya, pemerintah perlu memastikan pendekatan transisi yang berkeadilan (just transition) dengan melibatkan masyarakat terdampak dalam pengambilan keputusan. Ditambah dengan korporasi otomotif wajib berkomitmen dalam ranah tata kelola.

Produsen dan investor wajib menerapkan praktik due diligence pada rantai pasok bahan baku kendaraan, lalu memastikan perlindungan hak masyarakat adat, dan melaporkan dampak lingkungan secara terbuka,”

tambah Wulan.
Tag:BBMenergiGeopolitikKendaraan listrikKonflikOtomotif
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi buruh mengangkut beras untuk kesiapan stok beras di gudang Perum Bulog Lhokseumawe, Aceh
Nasional

Stok Beras Nasional Capai 4,5 Juta Ton, Pasokan Aman 11 Bulan ke Depan

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengklaim cadangan beras nasional saat ini 4,5 juta ton. Angka ini sebagai rekor tertinggi stok beras sepanjang berdirinya Indonesia. Hal itu disampaikan ketika meninjau langsung gudang…

By
Adi Briantika
Ivan
3 Min Read
Kereta Cepat Whoosh layanan kereta cepat pertama di Asia Tenggara menghubungkan Jakarta (Stasiun Halim) dan Bandung (Stasiun Padalarang/Tegalluar) dengan kecepatan hingga 350 km/jam
Nasional

Cuaca Ekstrem Sebabkan Seng di Jalur Whoosh, KCIC Pastikan Sensor Berfungsi Normal

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) merespons perihal video di media sosial yang memperlihatkan kereta Whoosh berhenti di sekitar Kopo, Bandung, Jawa Barat.  Tayangan itu ramai diperbincangkan publik sejak Jumat,…

By
Adi Briantika
Ivan
2 Min Read
Pengamat Politik Citra Institute, Efriza. (Foto: owrite)
Politik

Gaya ‘Mikromanajer’ Prabowo Berpotensi Pecahkan Koalisi dalam Pemilu 2029

Peneliti dari Citra Institute, Efriza, berpendapat Presiden Prabowo akan mempertahankan gaya mikromanajemen hingga akhir jabatannya. Namun, Efriza memperingatkan gaya tersebut berpotensi memicu keretakan dalam tubuh koalisi dan menjadi bumerang jika…

By
Adi Briantika
Ivan
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua LPSK Susilaningtias
Nasional

Pemerintah Serahkan 491 DIM Revisi UU Perlindungan Saksi dan Korban

Komisi XIII DPR bersama pemerintah resmi membahas Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Saksi…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
12 jam lalu
Direktur Imparsial, Ardi Manto Adiputra
Nasional

Kekerasan TNI terhadap Sipil Berulang, Imparsial Desak Reformasi Militer

Imparsial menyorot rentetan peristiwa kekerasan yang dilakukan oleh prajurit TNI terhadap warga…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
12 jam lalu
Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko
Nasional

Redam Eskalasi Konflik, Polri Kerahkan Personel Gabungan ke Maluku Utara dan Papua Tengah

Polri mengerahkan personel gabungan ke Maluku Utara dan Papua Tengah guna memperkuat…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
12 jam lalu
Ilustrasi pasukan perdamaian PBB
Nasional

3 Prajurit TNI Penjaga Perdamaian Terluka Kena Ledakan di Lebanon

Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
13 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up