Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Viral Atap Terminal 3 Bandara Soetta Bocor Gegara Hujan Lebat, Ini Kata Manajemen

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan mengatakan, bahwa pihaknya telah menangani kebocoran atap di terminal 3 tersebut.

Atap Bandara Soetta Bocor. (Sumber: X/@MangAgus_10)
Atap Bandara Soetta Bocor. (Sumber: X/@MangAgus_10)

Sebuah video beredar di media sosial Thread mengenai kebocoran hebat yang terjadi di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Dalam video tersebut, air mengalir deras dari atap bandara dan menghujani Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, pada bagian international departure.

Menanggapi video yang beredar, Assistant Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan mengatakan, bahwa pihaknya telah menangani kebocoran tersebut.

Sudah ditangani, saat ini area tersebut sudah tidak ada kebocoran lagi,”

kata Yudistiawan pada Owrite, Senin, 9 April 2026.

Yudistiawan menjelaskan bahwa kondisi gangguan di satu titik atap itu berlangsung kurang lebih selama 5 menit. Petugas operasional bandara pun langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan. 

Iklan

Saat ini area tersebut dalam kondisi bersih dan situasi telah kembali kondusif, dengan operasional bandara tetap berjalan lancar,”

ujar Yudis Tiawan. 

Personel bandara pun selama 24 jam melakukan pengawasan terhadap seluruh fasilitas termasuk infrastruktur bangunan.

Sehingga ketika melihat adanya kemungkinan gangguan maka area sekitar akan disterilisasi dari penumpang pesawat dan pekerja di bandara untuk meminimalisir dampak yang ada,”

ungkapnya.

Menurut PT Angkasa Pura Indonesia, insiden itu terjadi akibat hujan lebat dengan intensitas tinggi yang disertai potensi windshear pada siang hari ini di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

Selain itu, kondisi tersebut juga berdampak pada sejumlah pergerakan penerbangan, khususnya pada fase pendaratan.

Memperhatikan faktor keselamatan menyusul curah hujan intensitas tinggi, berdasarkan data dari Airport Operation Control Center (AOCC) tercatat sebanyak 12 penerbangan dialihkan (divert) ke bandara lain, 14 penerbangan melakukan prosedur holding, 13 penerbangan melakukan go around, serta 1 penerbangan kembali ke apron (Return to Apron/RTA),”

ujarnya.

Yudistiawan pun menekankan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, serta seluruh stakeholder terkait guna memastikan operasional penerbangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali di tengah kondisi cuaca yang kurang kondusif.

Di sisi lain, seluruh fasilitas sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron dipastikan berada dalam kondisi baik dan tetap dapat beroperasi secara normal tanpa adanya genangan yang mengganggu pergerakan pesawat,”

imbuhnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.