Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 9 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • Banjir
  • iran
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Tergesa-Gesanya TNI, Dugaan Impunitas di Balik Kasus Air Keras Andrie Yunus Menguat
Nasional

Tergesa-Gesanya TNI, Dugaan Impunitas di Balik Kasus Air Keras Andrie Yunus Menguat

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
Last updated: April 9, 2026 3:52 pm
Rahmat
Dusep
Share
Polda Metro Jaya rilis wajah pelaku eksekutor penyiram air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus.
Polda Metro Jaya rilis wajah pelaku eksekutor penyiram air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus. (Sumber: owrite/Rahmat Baihaqi)
SHARE

Selasa, 7 April 2026, Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah melimpahkan berkas perkara tahap pertama empat tersangka penyiraman air keras Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus, inisial SL (Lettu), NDP (Kapten), BHW (Lettu) dan ES (Serda) ke ouditurat militer. Tanpa tahu wajah asli pelaku maupun kronologis kejadian, penyelidikan hingga penyidikan bak operasi militer, sepi, dan senyap.

TNI terkesan ‘bebal’ desakan dari koalisi sipil untuk kasus tersebut dibawa ke meja pengadilan militer.

Pengamat militer Institute for Defense Security and Peace Studies (IDSPS), Mufti Makarim menyoroti kesan tergesa-gesa proses pelimpahan berkas perkara tahap pertama yang dilakukan TNI. Menurutnya, dugaan kecurigaan justru mencuat adanya upaya perlindungan ke pihak-pihak tertentu.

Dengan kelihatan tergesa-gesa ini, banyak orang menduga ada ‘setting‘ tertentu yang dilindungi dan ada dugaan impunitas,”

ucap Mufti kepada Owrite.id, Kamis, 9 April 2026.

Menurutnya, sejak awal proses hukum keterlibatan empat anggota satuan Badan Intelejen Strategis (BAIS) TNI sudah kadung kontroversi. Desakan masyarakat agar kasus itu dibawa ke peradilan umum sudah bertebaran dimana-mana.

Kekhawatiran itu timbul disebabkan dugaan adanya keterlibatan pihak yang lebih tinggi di kasus ini. Bahkan, di tengah-tengah gonjang-ganjing penyelidikannya, Kepala BAIS TNI, Letjen TNI Yudi Abrimantyo.

Mufti menyebut, ada indikasi kalau kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS itu merupakan sindikasi.

Teman-teman berharap pengadilan yang mengadili itu bukan pengadilan militer. Kenapa? Karena dugaan tidak hanya empat orang ini yang terlibat, tapi ada satu sindikasi, ada satu kebijakan yang barangkali itu tidak mungkin kapasitasnya akan bisa memberikan keadilan kalau diadili oleh pengadilan militer,”

ujar dia.

Menurutnya, TNI harus melakukan evaluasi ulang di internal dalam proses hukum yang sedang ditangani. Sebab, kasus penyiraman air keras bukan tindak pidana yang dianggap sepele. Penanganannya pun juga tidak bisa sekedar menggugurkan formalitas pelimpahan dari Puspom TNI ke Ouditurat militer.

Sebab jika TNI memaksakan kasus ini dibawa ke peradilan militer tanpa ada transparansi ke publik, hal itu malah memperburuk institusi militer.

Daripada dipaksakan digelar, kemudian nanti pengadilannya akan dianggap cacat dan tidak bisa menjawab persoalan yang sesungguhnya, sehingga ini akan menjadi preseden buruk untuk institusi TNI itu sendiri ke depan,”

tegas Mufti.

Tag:Air KerasAndrie Yunuspengadilan militerPenyiraman Air KerasPuspom TNITNI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput isu nasional dengan berfokus pada bidang politik hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Siswa mengumpulkan gadget
Nasional

Pakar Komunikasi Digital Soroti PP Tunas, Anak Bisa Akali Larangan Media Sosial

Pemerhati Budaya dan Komunikasi Digital, Firman Kurniawan memberi tanggapan terkait penerapan Peraturan Pemerintah (PP) No 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) sejak…

By
Syifa Fauziah
Ivan
5 Min Read
Desa Wisata di Kalimantan Tengah
Hype

5 Desa Wisata Unggulan di Kalteng Wajib Dikunjungi

Kalimantan Tengah menyimpan pesona wisata yang autentik, dari hutan tropis lebat, sungai-sungai berkelok, hingga budaya Dayak yang masih terjaga. Berbagai desa wisata unggulan di Kalimantan Tengah kini semakin dikenal karena…

By
Ivan
4 Min Read
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Olahraga

Comeback Emosional, Kluivert Kembali ke Indonesia Setelah Tinggalkan Timnas

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert akan kembali ke Indonesia. Kluivert masuk dalam skuad Barcelona Legends yang dijadwalkan tampil di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 18 April 2026. Awalnya,…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Dimas Bagus Arya
Nasional

TAUD Duga Empat Prajurit TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Cuma Tumbal

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) curiga empat anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS)…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
2 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto menanti kedatangan para mantan presiden dan wakil presiden dalam silaturahmi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta
Nasional

Mengenal Micromanagement, Gaya Kepemimpinan Prabowo hingga Bikin Menteri Pingsan

Belakangan, istilah 'micromanagement' mendadak menjadi sorotan publik setelah disinggung oleh Presiden Prabowo…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
3 jam lalu
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli
Nasional

Magang 2026 Bakal Lebih Besar, Menaker Usulkan 150.000 Peserta

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mengusulkan peningkatan jumlah peserta program magang tahun 2026…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 jam lalu
Interior jet mewah Pilatus PC-24. (Sumber: Pilatus Aircraft)
Nasional

Pembelian Jet Mewah Pilatus PC-24 oleh Kemhan Dapat Sentilan Tajam dari Ekonom

Pembelian 12 jet mewah Pilatus PC-24 oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) menimbulkan banyak…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up