Sekretaris Kabinet RI Teddy Indra Wijaya merespons kritik dari mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal terkait intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto selama 1,5 tahun masa pemerintahannya.
Teddy menegaskan biaya kunjungan tersebut seluruhnya ditanggung oleh presiden secara pribadi. Hal ini membantah anggapan bahwa perjalanan tersebut membebani anggaran negara.
“Segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara itu sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo,”
kata Teddy dalam keterangannya dalam video resmi di akun Instagram @sekretariat.kabinet, Selasa, 2 Juni 2026.
Ia juga menjelaskan rombongan Presiden Prabowo saat bertandang ke luar negeri telah dipangkas secara signifikan dibandingkan periode pemerintahan sebelumnya.






