Kepala Divisi Hukum dan Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Wana Alamsyah merespons perihal dugaan korupsi pengurusan izin yang melibatkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim.
Keterlibatan wakil menteri hingga staf pada kasus dugaan korupsi pengurusan izin tinggal WNA membuktikan bahwa pemerasan pada layanan publik masih terjadi, bahkan secara struktural dan sistemik.
“Pola umum pemerasan dalam birokrasi yang kerap terjadi, terutama dalam pengurusan izin yaitu mempersulit pemohon mengakses layanan, mengulur waktu untuk mengeluarkan izin, atau memfabrikasi hambatan agar pemohon terpaksa memberikan pembayaran ilegal. Hal ini menandakan kegagalan pemerintah dalam memperbaiki sistem perizinan di Indonesia,”
kata Wana dalam keterangan tertulis, Sabtu, 6 Juni 2026.
Mekanisme pengawasan internal yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal telah gagal dalam mengawasi terjadinya pemerasan perizinan di Kementerian Imigrasi. Patut diduga kegagalan ini diakibatkan karena ada relasi kuasa yang sangat timpang dan potensi retaliasi yang dihadapi oleh para auditor.






