Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menggodok aturan, yang mewajibkan penggunaan gawai proteksi arus sisa (GPAS) pada instalasi listrik tegangan rendah untuk menekan risiko kebakaran akibat korsleting listrik.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, regulasi tersebut akan mengatur konversi penggunaan Miniature Circuit Breaker (MCB) ke perangkat yang memiliki sistem perlindungan lebih lengkap, seperti Residual Current Breaker with Overcurrent Protection (RCBO).
Jadi nanti ada konversi. Ini ada RCBO, RCBO ini akan mengganti MCB,”
kata Yuliot saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Minggu, 7 Juni 2026.
Menurutnya, pemerintah saat ini tengah menyelesaikan penyusunan Peraturan Menteri (Permen) ESDM yang akan menjadi dasar hukum penerapan wajib GPAS pada instalasi pemanfaatan tenaga listrik tegangan rendah.








