Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 4 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Pemerintah Kerahkan TNI dan Komcad Saat Demo Mahasiswa, YLBHI: Kritik adalah Ancaman?
Nasional

Pemerintah Kerahkan TNI dan Komcad Saat Demo Mahasiswa, YLBHI: Kritik adalah Ancaman?

Rika PangestiIvan OWRITE
Last updated: Juni 13, 2026 2:45 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Mahasiswa pengunjuk rasa memadati Jalan MH Thamrin, Jakarta
Mahasiswa pengunjuk rasa memadati Jalan MH Thamrin, Jakarta (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/kye)
SHARE

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengecam pengerahan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam Komponen Cadangan (Komcad) di tengah aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta, Kamis, 12 Juni 2026.

Daftar isi Konten
  • Memperkuat Pertahanan Negara
  • Pengerahan Komcad

Koalisi menilai langkah tersebut menunjukkan cara pandang pemerintah yang mulai melihat kritik publik sebagai ancaman keamanan, bukan bagian dari demokrasi yang sehat.

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhamad Isnur, menegaskan demonstrasi mahasiswa tidak bisa dijadikan alasan untuk mengerahkan instrumen pertahanan negara.

Pengerahan Komcad dan TNI dalam menghadapi aksi demonstrasi sebenarnya menunjukkan cara pandang pemerintah yang memandang kritik bukan sebagai vitamin demokrasi tetapi sebagai ancaman bahkan ancaman pertahanan,”

kata Isnur dalam pernyataan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan, Sabtu, 13 Juni 2026.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan menerbitkan Surat Nomor B/752/VI/2026/BACADNAS tertanggal 11 Juni 2026 yang memerintahkan sekitar 500 ASN anggota Komcad dari berbagai kementerian mengikuti Apel Siaga Komcad di Kemhan pada 12 Juni 2026.

Baca juga:
'Dahaga' 8 Tahun Terobati: Prabowo Naikkan Tukin TNI-Kemhan, DPR Minta… Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyambut baik keputusan Presiden…
Alutsista TNI di Monas Bikin Geger, Ternyata Bukan untuk Hadapi… Markas Besar TNI membantah narasi yang beredar di media sosial terkait keberadaan…
Prabowo Minta Aparat Jangan Cuma Bersolek di Balik Meja: Jangan… Presiden Prabowo Subianto menyindir elite aparat yang enggan turun langsung ke lapangan…
  • 'Dahaga' 8 Tahun Terobati: Prabowo Naikkan Tukin TNI-Kemhan, DPR Minta Peningkatan Kinerja
  • Alutsista TNI di Monas Bikin Geger, Ternyata Bukan untuk Hadapi Aksi Massa…
  • Prabowo Minta Aparat Jangan Cuma Bersolek di Balik Meja: Jangan Jadi 'Jenderal…

Pada hari yang sama, aksi demonstrasi mahasiswa berlangsung di sejumlah titik di Jakarta. Koalisi menilai keputusan tersebut keliru karena Indonesia tidak sedang berada dalam situasi perang maupun menghadapi ancaman yang memenuhi syarat mobilisasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN).

TNI Kawal Demo Mahasiswa, Amnesty: Aspirasi Rakyat Jangan Dijawab dengan Barisan Tameng

Memperkuat Pertahanan Negara

Menurut Isnur, Komcad dibentuk untuk memperkuat pertahanan negara ketika menghadapi ancaman terhadap kedaulatan dan keselamatan bangsa, bukan untuk merespons aksi unjuk rasa warga negara.

Komcad tidak boleh berkembang menjadi instrumen yang dapat digerakkan sewaktu-waktu berdasarkan pertimbangan administratif atau politik tanpa parameter yang jelas,”

ujarnya.

Koalisi juga mempertanyakan dasar ancaman yang digunakan pemerintah, sehingga merasa perlu mengerahkan Komcad.

Sebab, fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sejatinya berada di tangan Polri, sementara TNI merupakan komponen utama pertahanan negara.

Ancaman apa yang sedang dihadapi negara sehingga diperlukan pengerahan Komponen Cadangan? Apakah TNI sebagai komponen utama pertahanan negara dan Polri sebagai aparat pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dianggap tidak mampu menjalankan fungsi dan kewenangannya sehingga memerlukan pengerahan Komcad?”

kata Isnur.

Pengerahan Komcad

Lebih jauh, Koalisi menilai pengerahan Komcad pada kondisi damai berpotensi melanggar hukum. Mereka mengacu pada Pasal 63 UU PSDN yang mengatur bahwa mobilisasi hanya dapat dilakukan Presiden ketika negara berada dalam keadaan perang atau darurat militer serta harus mendapatkan persetujuan DPR.

Karena itu, Koalisi menilai langkah Kementerian Pertahanan mengerahkan Komcad dalam situasi saat ini tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

Kami memandang mobilisasi Komcad pada tanggal 12 Juni hari ini adalah mobilisasi yang ilegal,”

tegas Isnur.

Koalisi juga mengingatkan bahwa anggota Komcad pada dasarnya merupakan warga sipil yang sehari-hari bekerja sebagai ASN, bukan prajurit aktif.

Karena itu, pengerahan mereka di tengah aksi demonstrasi berisiko menimbulkan gesekan antarsesama warga negara.

Tag:Demo MahasiswaKomcadKualisi SipilTNIYLBHI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Elektabilitas Prabowo Merosot, Berbeda dengan SBY dan Jokowi yang Justru Menguat di Awal Kuasa
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
1
Kimpul, Umbi Tradisional yang Kembali Populer, Ini Kandungan Gizinya
By Ossid Duha Jussas Salma
Kimpul
2
‘Ditembak’ Api 850 Derajat, Tabung CNG 3 Kg Pengganti LPG Direncanakan Meluncur Agustus 2026
By Natania Longdong
Ilustrasi tabung CNG Merah Putih.
3
Cara Menghitung Weton Jodoh Menurut Primbon Jawa, Begini Rumus dan Arti Hasilnya
By Ani Ratnasari
Ilustrasi menghitung weton
4
Ketika Lapangan Tua Menolak Pensiun: PHI Manfaatkan Inovasi dan Teknologi Jaga Mimpi Besar RI
By Dusep Malik
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
5

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (5/3/2025).
Nasional

Ramai Isu Cipta Kondisi Jelang 17 Agustus, Sahroni: Jangan Sebar Ketakutan ke Rakyat

Ramainya isu di media sosial soal dugaan adanya 'cipta kondisi' menjelang peringatan…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi rencana pembangunan Universitas Republik Indonesia (URI).
Nasional

Ingat! Dominasi Simbol Militer di URI Bisa Geser Cara Generasi Muda Memaknai Kepemimpinan

Doktor Sosiologi dari Universitas Padjadjaran Jannus TH Siahaan menilai dominasi figur atau…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi RUU Perampasan Aset yang tengah disorot.
Nasional

DPR Kaji Komite Perampasan Aset Independen, Pengelolaan Tak Lagi di Tangan APH

Komisi III DPR RI membuka peluang menggeser kewenangan pengelolaan aset hasil perampasan…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
2 jam lalu
Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK Zainudin saat menyeragkan secara simbolis penerima manfaat kepesertaan yakni beasiswa pada kegiatan perayaan Harpelnas di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandung Suci.
Nasional

Viral Pelatihan Pegawai BPJS Lompati Lingkaran Api, DPR: Bukan Tolok Ukur Pelayanan Publik

Aksi calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan melompati lingkaran api dan berjalan di atas…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up