Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Hati-Hati! Utusan Presiden ke Iran Bisa jadi Target Peluru Kendali Israel dan Amerika

setiap pergerakan pesawat yang menuju Iran, termasuk apabila menggunakan pesawat militer, berpotensi lebih mudah terdeteksi

Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) mengikuti sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global melalui penguatan solidaritas dan kerja sama antarnegara.
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) mengikuti sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global melalui penguatan solidaritas dan kerja sama antarnegara. ( ANTARA FOTO/HO-BPMI/app/wsj.)

Pengamat Hubungan Internasional dari President University, Teuku Rezasyah mengingatkan utusan Presiden Prabowo Subianto yang menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, perlu mewaspadai risiko keamanan di tengah situasi konflik yang masih berlangsung.

Menurutnya, ancaman tersebut muncul karena ruang udara Iran masih berada dalam kondisi yang sangat sensitif, setelah Amerika Serikat pagi tadi menyerang Kota Bandar Abas di Iran.

Kalau pun diberi kelonggaran datang pesawat dari Indonesia, walaupun itu pesawat TNI AU, bisa saja diikuti oleh peluru kendali,”

kata Teuku Rezasyah kepada Owrite, Kamis, 9 Juli 2026.

Teuku menilai setiap pergerakan pesawat yang menuju Iran, termasuk apabila menggunakan pesawat militer, berpotensi lebih mudah terdeteksi di tengah meningkatnya pengawasan terhadap ruang udara kawasan tersebut.

Iklan

Karena akan ada sekian lama wilayah udara Iran itu terbuka. Kalau sudah begitu, Israel tinggal membaca pergerakan sinyalnya. Setelah mendarat, bisa saja diikuti peluru kendali beberapa menit kemudian. Itu ancaman juga,”

ungkapnya.

Teuku menjelaskan, kehadiran Menteri Luar Negeri Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani pada dasarnya merupakan bentuk penghormatan diplomatik Indonesia kepada Iran atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei.

Indonesia hanya ingin menunjukkan simbolik saja dengan hadirnya Pak Menlu dan Ketua MPR di upacara pemakaman pemimpin tertinggi Iran,”

jelasnya.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengutus Menlu dan Ketua MPR untuk menghadiri prosesi pemakaman Ali Khamenei, di Masyhad, Iran, pada Kamis, 9 Juli 2026.

Langkah Prabowo mengutus Menlu dan Ketua MPR ke pemakaman Khamenei di Iran jadi sorotan. Sebelumnya, Pemerintah RI hanya mengutus Dubes RI untuk Iran menghadiri prosesi penghormatan terakhir di Teheran.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal