Presiden Prabowo Subianto menyentil dinamika persaingan politik saat ini yang menurutnya tidak wajar. Ia menyoroti upaya mobilisasi massa ke jalan hingga tindakan anarkis demi syahwat politik kelompok tertentu.
Kontestasi politik, terutama pemilu, merupakan hal yang wajar jika dimulai dengan rival tapi tetap harus diakhiri dengan persatuan demi kepentingan bangsa.
Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, Prabowo mengatakan perbedaan pandangan politik dan partai bukan suatu problem. Siapapun yang keluar sebagai pemenang dalam kontestasi lima tahunan itu harus dihormati dan bila kalah jangan anarkis.






