Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Studi Banding Sampai Seberang Lautan: Puan Minta Lemhannas Jelaskan Urgensi Boyong 25 Kepala Daerah ke Singapura

25 kepala daerah mengikuti program capacity building di Singapura dalam Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KKPD) Angkatan III Tahun 2026.

Ketua DPR Puan Maharani (tengah) didampingi Wakil Ketua DPR Sari Yuliati (kiri) dan Saan Mustopa (kanan) membuka Rapat Paripurna Ke-21 DPR Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Ketua DPR Puan Maharani (tengah) didampingi Wakil Ketua DPR Sari Yuliati (kiri) dan Saan Mustopa (kanan) membuka Rapat Paripurna Ke-21 DPR Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nym.)

Ketua DPR RI Puan Maharani mempertanyakan urgensi pengiriman 25 kepala daerah ke Singapura untuk mengikuti program capacity building yang digelar Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas). 

Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026, berkata program tersebut perlu dijelaskan lebih rinci, terutama karena pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran dan ketidakpastian global.

“Kami akan meminta penjelasan secara detail. Di saat masa efisiensi seperti ini dan situasi global seperti ini, apakah memang dibutuhkan untuk mengirim kepala daerah untuk peningkatan capacity building sampai ke luar negeri,”

kata dia.

Komisi DPR yang membidangi hal itulah yang bakal meminta penjelasan Lemhannas.

Iklan

“Mungkin komisi terkait yang akan meminta penjelasan terkait dengan hal tersebut,”

ujar Puan.

Penting?

25 kepala daerah dijadwalkan mengikuti program capacity building di Singapura dalam rangka Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KKPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan Lemhannas RI, Kementerian Dalam Negeri, dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC).

Program tersebut diikuti oleh 23 bupati dan dua wali kota. Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily berkata para peserta akan mempelajari berbagai praktik pelayanan publik di Singapura, seperti layanan pendidikan, kesehatan, pengelolaan sampah, hingga penerapan sistem pemerintahan berbasis digital. 

Mereka juga dijadwalkan meninjau langsung sejumlah pusat pelayanan publik di negara tersebut.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.