Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 25 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Organisasi Pers Desak Prabowo Minta Maaf, Sebut Istilah ‘Londo Ireng’ Ancam Kebebasan Pers
Nasional

Organisasi Pers Desak Prabowo Minta Maaf, Sebut Istilah ‘Londo Ireng’ Ancam Kebebasan Pers

Rika PangestiIvan OWRITE
Last updated: Juli 25, 2026 12:37 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
33 menit lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.)
SHARE

Sejumlah organisasi pers dan jurnalis mendesak Presiden Prabowo Subianto meminta maaf secara terbuka setelah mengaitkan profesi wartawan dengan istilah “londo ireng” dalam pidatonya pada peringatan Hari Lahir ke-28 PKB pada Kamis, 23 Juli 2026.

Organisasi-organisasi tersebut menilai ucapan Presiden tidak sekadar melabeli profesi jurnalis, tetapi juga berpotensi merusak iklim kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia.

Mereka menilai istilah “londo ireng” memiliki makna historis yang negatif karena selama ini digunakan untuk menyebut orang Indonesia yang dianggap berkhianat atau berpihak kepada kepentingan penjajah.

Menurut mereka, penyematan istilah tersebut kepada wartawan merendahkan profesi jurnalis yang bekerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Pelabelan tersebut merendahkan, mengecilkan, dan mendelegitimasi profesi serta kerja-kerja jurnalis di lapangan,”

demikian bunyi pernyataan bersama yang dirilis Sabtu, 25 Juli 2026.

Kemerdekaan Pers

Aliansi organisasi pers itu juga menilai pernyataan Presiden bertolak belakang dengan kewajiban negara untuk menjamin kemerdekaan pers. 

Baca juga:
Ucapan Prabowo soal Wartawan ‘Londo Ireng’ Lukai Insan Pers Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mengecam pernyataan Prabowo yang menyamakan wartawan dengan “Londo…
Pidatonya Lewat Batas, LBH Pers dan AJI Kecam Ucapan 'Londo… Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk meminta maaf atas…
Prabowo Sindir Wartawan hingga LSM: 'Londo Ireng' Berkeliaran di Indonesia,… Dalam Peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention…
  • Ucapan Prabowo soal Wartawan ‘Londo Ireng’ Lukai Insan Pers
  • Pidatonya Lewat Batas, LBH Pers dan AJI Kecam Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo
  • Prabowo Sindir Wartawan hingga LSM: 'Londo Ireng' Berkeliaran di Indonesia, Cuma Ganti…

Mereka menegaskan jurnalis bekerja untuk menyampaikan fakta kepada publik, bukan menjadi alat kepentingan pihak tertentu.

Menurut mereka, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari fungsi kontrol publik yang dijalankan media dalam negara demokrasi. Karena itu, pemerintah dinilai tidak seharusnya merespons kritik dengan melabeli wartawan.

Alih-alih memperbaiki kebijakan yang dikritik, pemerintah lebih suka menyerang jurnalis,”

tulis mereka.

Pernyataan itu juga menyinggung bahwa ini bukan kali pertama Presiden Prabowo menunjukkan sikap yang dianggap tidak bersahabat terhadap jurnalis. 

Kondisi tersebut, menurut mereka, berpotensi memperburuk citra Indonesia sebagai negara demokrasi di mata dunia.

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Peringkat Turun, AJI Indonesia Sentil Demokrasi ‘Rasa Orba’

Atas dasar itu, organisasi pers menyampaikan empat tuntutan kepada pemerintah. 

Pertama, Presiden diminta menyampaikan permintaan maaf secara resmi dan terbuka kepada wartawan serta masyarakat atas penggunaan istilah “londo ireng” yang dikaitkan dengan profesi jurnalis.

Kedua, pemerintah diminta menghentikan pelabelan, stigmatisasi, kriminalisasi, maupun narasi negatif terhadap jurnalis, media, pengamat, dan kelompok masyarakat sipil yang menjalankan fungsi kontrol.

Ketiga, pemerintah didesak menjamin keselamatan jurnalis serta memastikan tidak ada intimidasi, kekerasan, maupun kriminalisasi terhadap wartawan akibat pemberitaan yang kritis.

Keempat, Presiden dan seluruh jajaran pemerintah diminta menunjukkan kepemimpinan yang demokratis dengan menghormati kebebasan pers.

Pernyataan bersama tersebut ditandatangani oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN), Koalisi Media Alternatif (KOMA), Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia (SIEJ), Pewarta Foto Indonesia (PFI), dan Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN).

Tag:Kemerdekaan PersLondo IrengOrganisasi Persprabowo soebianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral Cekcok Satpam vs Sopir Alphard Berakhir Damai, Propam Tetap Turun Tangan
By Syifa Fauziah
Perseteruan antara petugas satpam bernama Fiktor Harefa (27) dengan seorang sopir mobil Toyota Alphard berujung damai.
1
Pernah Berjasa Usut Korupsi Besar, Eks Jampidsus Febrie Ditahan di Rutan KPK ‘Demi Kenyamanan’
By Rahmat Baihaqi
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
2
Kejagung Tahan Febrie Adriansyah 20 Hari di Rutan KPK Usai Jadi Tersangka TPPU
By Rahmat Baihaqi
Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan Rudi Margono.
3
Kejagung Pilih Kasih? Eks Jampidsus Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan Pink: Buru-Buru Sudah Malam
By Rahmat Baihaqi
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
4
Gibran Jarang Bela Program Prabowo yang Dikritik, Hubungan Mulai Retak?
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
5

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati
Nasional

Waka DPR Minta BKN Tak Ragu Pecat Jika Guru ASN Tanjungbalai Terbukti Terlibat Pencabulan

Kasus dugaan pencabulan terhadap anak laki-laki berusia 12 tahun di Tanjungbalai, Sumatera…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian
Nasional

Komisi X Bakal Panggil Kemendiktisaintek, Minta Bongkar Konsep hingga Anggaran URI

Komisi X DPR RI akan memanggil Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
5 jam lalu
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian
Nasional

DPR Pertanyakan Urgensi URI: Kampus Sudah Banyak, Masalah Apa yang Mau Diselesaikan?

Rencana pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) masih menyisakan banyak tanda tanya di…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
6 jam lalu
Ilustrasi rencana pembangunan Universitas Republik Indonesia (URI).
Nasional

Kritik URI Menguat, Pendidikan Tinggi Diminta Tak Berorientasi pada Kampus Eksklusif

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengingatkan pemerintah agar pembangunan Universitas Republik Indonesia…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
15 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up