Susunan 15 menteri “Kabinet Bayangan” resmi diumumkan. Deretan figur yang vokal mengkritik pemerintah kini menduduki sejumlah pos strategis.
Ketua Panitia Seleksi Kabinet Bayangan Feri Amsari dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 27 Juli 2026, mengatakan para menteri dipilih melalui proses seleksi terbuka yang mengedepankan kompetensi, integritas, dan rekam jejak.
“Kabinet Bayangan bukan kabinet tandingan untuk merebut kekuasaan. Kabinet Bayangan adalah platform pengawasan dan penyusun alternatif kebijakan berbasis bukti, bekerja pro bono, dan bersifat nonpartisan,”
kata Feri.
Kabinet ini menjadi ruang pengawasan terhadap kebijakan pemerintah sekaligus menawarkan alternatif kebijakan berbasis riset. Setiap menteri Kabinet Bayangan akan menjadi counterpart atau mitra pembanding bagi menteri Kabinet Merah Putih rezim Prabowo.





