Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Prof. Henri Subiakto, mengkritik kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang berencana membangun universitas baru, yakni Universitas Republik Indonesia (URI).
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kecenderungan pemerintah membentuk lembaga baru meski Indonesia telah memiliki ribuan perguruan tinggi, koperasi, dan sekolah yang dinilai lebih membutuhkan pembenahan.
Presiden Prabowo kok seperti orang gak sadar, bikin Negara dalam Negara. Di Indonesia sudah ada ribuan Universitas, termasuk ratusan Universitas Negeri, tapi dia masih bikin 10 Universitas Baru,”
kata Prof. Henri yang dikutip dari akun X pribadinya, Selasa, 28 Juli 2026.
Ia menilai, kebijakan tersebut mencerminkan pola pembangunan yang lebih mengedepankan pembentukan institusi baru daripada memperkuat dan meningkatkan kualitas lembaga yang telah ada.






