Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 29 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / URI Bentukan Prabowo Dikritik, Dinilai Bertentangan dengan Efisiensi APBN
Nasional

URI Bentukan Prabowo Dikritik, Dinilai Bertentangan dengan Efisiensi APBN

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 29, 2026 6:37 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memimpin pembacaan sumpah jabatan saat pelantikan pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono menjadi Kepala BGN menggantikan Nanik Sudaryati Deyang dan melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas RI serta Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas RI. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memimpin pembacaan sumpah jabatan saat pelantikan pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono menjadi Kepala BGN menggantikan Nanik Sudaryati Deyang dan melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas RI serta Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas RI. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
SHARE

Koordinator Divisi Edukasi Publik Indonesia Corruption Watch (ICW) Nisa Rizkiah Zonzoa menilai, keputusan Presiden Prabowo Subianto membentuk Universitas Republik Indonesia (URI) memunculkan pertanyaan besar karena dinilai bertolak belakang dengan kebijakan efisiensi anggaran. 

Menurutnya, pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan pembenahan persoalan pendidikan yang masih membelit masyarakat daripada membangun institusi baru yang membutuhkan pembiayaan besar.

Pembentukan URI di tengah kebijakan efisiensi APBN berpotensi menimbulkan kontradiksi kebijakan,”

kata Nisa Zonzoa saat dihubungi Owrite, Rabu, 29 Juli 2026.

Ditambahkannya, pembentukan universitas baru berpotensi menambah beban anggaran negara. Di saat pemerintah mendorong kementerian, lembaga, dan masyarakat melakukan efisiensi, pembentukan institusi baru justru membutuhkan pembiayaan kelembagaan, sumber daya manusia, hingga pembangunan infrastruktur yang tidak sedikit.

Universitas Republik Indonesia Berpotensi Lahirkan Ekosistem Pendidikan Elite

Di satu sisi pemerintah meminta kementerian, lembaga, dan masyarakat melakukan penghematan anggaran, namun di sisi lain membentuk institusi baru yang tentu memerlukan anggaran untuk pembiayaan kelembagaan, sumber daya manusia, infrastruktur, dan lain-lain,”

tegasnya.

Ditambahkan Nisa, fokus pemerintah semestinya diarahkan pada penyelesaian berbagai persoalan mendasar di sektor pendidikan nasional yang hingga kini belum terselesaikan. 

Ia menilai, kualitas dan akses pendidikan yang telah ada jauh lebih mendesak untuk diperkuat dibanding membangun lembaga baru.

Dalam konteks pendidikan nasional, pemerintah seharusnya memprioritaskan penguatan kualitas dan akses pendidikan yang sudah ada,”

ucapnya.

Hingga saat ini masih terdapat berbagai persoalan mendasar, seperti ketimpangan akses pendidikan tinggi, tingginya biaya kuliah, keterbatasan daya tampung perguruan tinggi negeri, peningkatan kualitas dosen dan riset, serta kesejahteraan tenaga pendidik yang belum diselesaikan,”

jelasnya.

Ia berpandangan, pembentukan URI belum menjawab persoalan utama pendidikan tinggi yang selama ini dihadapi masyarakat. 

Menurut Nisa, pemerintah lebih dahulu perlu memastikan biaya pendidikan semakin terjangkau, memperluas akses kuliah, serta meningkatkan kualitas perguruan tinggi yang telah beroperasi.

Alih-alih membentuk universitas baru, pemerintah seharusnya menyelesaikan berbagai persoalan khususnya di pendidikan tinggi,”

ungkapnya.

Selain mempertanyakan urgensinya, Nisa juga menyoroti aspek regulasi pembentukan URI. Pemerintah, sambungnya, harus memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar hukum pembentukan institusi tersebut agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

Baca juga:
Selain Faktor Ekonomi, Anjloknya Kepuasan Publik Terhadap Prabowo Dipicu Hal… Pengamat Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai, penurunan tingkat kepuasan…
Krisis Gaji PPPK Mengintai! 39 Daerah Butuh Suntikan APBN, DPR… Sebanyak 39 kabupaten/kota diperkirakan tidak akan mampu menanggung beban gaji aparatur sipil…
ICW Pertanyakan Keputusan Prabowo Bentuk URI, Dinilai Belum Tunjukkan Urgensi… Koordinator Divisi Edukasi Publik Indonesia Corruption Watch (ICW) Nisa Rizkiah Zonzoa, mempertanyakan…
  • Selain Faktor Ekonomi, Anjloknya Kepuasan Publik Terhadap Prabowo Dipicu Hal Ini
  • Krisis Gaji PPPK Mengintai! 39 Daerah Butuh Suntikan APBN, DPR Siapkan Jurus…
  • ICW Pertanyakan Keputusan Prabowo Bentuk URI, Dinilai Belum Tunjukkan Urgensi dan Kajian

Pemerintah perlu menjelaskan dasar hukum dan kedudukan kelembagaan Universitas Republik Indonesia secara jelas,”

tegasnya.

Nisa menambahkan, kejelasan landasan hukum menjadi syarat penting untuk memastikan status, kewenangan, tata kelola, serta posisi URI dalam sistem pendidikan tinggi nasional. 

Tanpa penjelasan yang memadai, menurutnya, pembentukan institusi baru berpotensi memunculkan ketidakpastian hukum maupun tumpang tindih kewenangan.

Kejelasan dasar hukum penting untuk memastikan status kelembagaan, tata kelola, kewenangan, serta hubungan URI dengan sistem pendidikan tinggi nasional tidak menimbulkan ketidakpastian hukum maupun tumpang tindih regulasi,”

tutup Nisa.
Tag:Dasar Hukumefisiensi anggaranHeadlineICWNisa Rizkiah Zonzoauniversitas republik indonesiaURI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Sejumlah Lokasi Langsung Disegel!
By Rahmat Baihaqi
Gedung KPK
1
Bisnis Gas Whip Pink Bisa Raup Cuan Rp5 Miliar Sebulan, Begini Modus Edar ke Klub Malam
By Rahmat Baihaqi
Ratusan tabung gas merek Whip Pink di dalam kardus.
2
Viral Arti Warna Ikon Kontak WhatsApp, Benarkah Jadi Tanda Nomor Disimpan hingga Pernah Diblokir?
By Syifa Fauziah
Viral Arti Warna Ikon Kontak WhatsApp, Benarkah Jadi Tanda Nomor Disimpan hingga Pernah Diblokir?
3
Timnas Indonesia Terbang ke Thailand dengan Pesawat Carter, Justin Hubner Kembali Absen?
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia Jens Raven (kiri) berselebrasi bersama Pelatih John Herdman (kedua kiri) usai membobol gawang Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
4
Ragnar Oratmangoen Kembali! Timnas Indonesia Dapat Tambahan Kekuatan Jelang Lawan Timor Leste
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
5

BERITA LAINNYA

Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Nasional

Menyibak Duka di Jatiluhur: DPR Desak Polisi Bongkar Kematian Satpam hingga Akar

Anggota Komisi III DPR RI Lola Nelria Oktavia mendesak Polri mengusut tuntas…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
43 menit lalu
Ilustrasi ASN saat apel.
Nasional

Mendagri Dipanggil DPR Saat Reses, Nasib TKD hingga Gaji PPPK 39 Daerah Dibahas Serius

Persoalan fiskal daerah dinilai mendesak membuat Komisi II DPR RI tetap menggelar…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Energy Forum di Hotel Borobudur, Jakarta. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)
Nasional

Soal Isu Reshuffle, Bahlil: Jangan Berspekulasi Melampaui Batas Kewenangan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan keputusan mengenai…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
Geisz Chalifah
Nasional

Loyalis Anies Geisz Chalifah Diperiksa dalam Kasus Eks Bupati Kukar, Ada Apa?

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa loyalis Anies Baswedan, Geisz Chalifah (GC) di…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up