Anggota Komisi XIII DPR RI Rofik Hananto mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus pembunuhan Sumarna (40), petugas satuan pengamanan (satpam) di kawasan objek vital nasional Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Rofik menilai, kasus yang menewaskan satpam saat menjalankan tugas piket malam itu merupakan kejahatan serius yang harus diungkap secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti. Apabila terbukti terdapat unsur tindak pidana, pelaku harus diproses dan dimintai pertanggungjawaban tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kami menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Saudara Sumarna saat menjalankan tugas. Kami mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas perkara ini secara profesional, objektif, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah,”
kata Rofik, Kamis, 30 Juli 2026.
Kasus ini menyita perhatian setelah jasad Sumarna ditemukan mengambang di perairan Tanggul Kayat, Purwakarta, pada Jumat, 24 Juli 2026.







