Presiden Prabowo Subianto menyindir elite aparat yang enggan turun langsung ke lapangan dengan sebutan ‘Panglima Salon’ atau ‘Jenderal Salon’.
Saat menghadiri acara akad massal 62.000 unit Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Subsidi dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Prabowo mengingatkan para perwira tinggi agar tidak hanya bekerja dari balik meja.
“Panglima-panglima, jenderal-jenderal, jangan jadi ‘Jenderal Salon’, maunya bersih saja. Sekali-sekali sepatu jenderal harus kotor, kalau perlu celananya harus kotor sampai ke dengkul,”
kata Prabowo, Kamis, 30 Juli 2026.
Jangan Akal-akalan
Prabowo menegaskan pangkat yang tinggi tidak boleh membuat seorang pemimpin menjauh dari realitas di lapangan. Ia menganggap sepatu dan celana yang kotor merupakan gambaran pemimpin yang benar-benar bekerja dan hadir di tengah masyarakat.
Meski demikian, eks Menteri Pertahanan mengingatkan agar para jenderal tidak sengaja mengotori sepatu saat hendak menghadap Presiden. Menurutnya, cara seperti itu merupakan kebiasaan yang berlaku pada masa lalu.
“Tapi jangan kalau menghadap Presiden, sepatu dibuat kotor, itu ilmu (zaman) dulu,”
tutur Prabowo.
Ucapan Prabowo tersebut disambut tawa para tamu yang hadir, termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.


























